*** KATILU ***

3.2K 18 6
                                        

" Aaaakkhhh ,,,, Bimaaa ,,, aaaakkhh ,,, " . Raung mertua ku menahan desahan dengan menggigit bibir nya seraya meremas dada ku kuat sampai aku terpekik dan membuka mata ku mengembalikan jiwa ku dari masa silam saat pertama kali aku mengentoti ibu mertua ku yang saat itu status nya masih calon .

Ku lihat mertua ku masih getol menaik turunkan pinggul nya sembari sesekali menggeolkan pinggul nya macam penyanyi organ kampung dengan lincah nya . Tubuh nya yang semok nampak basah berkilat penuh keringat , mata nya merem melek dengan mulut mendesah .

" Aaoouhhhh ,,,, Anjinghhh ,,,, Aakhhhh ,,, terus maak ,,, ". Lenguh ku merasakan nikmat yang semakinberkali lipat dengan cepat nya geolan ibu mertua ku .

Kontol ku terasa di pilin dan di remas remas sampai terasa ngilu seperti mau patah batang kontol ku ini merasakan goyangan lincah mertua di atas tubuh ku .

Pinggul emak semakin liar dan lincah memutar , kadang maju mundur dan bergeol membuat ku jadi klenger akan rasa nikmat yang tengah aku rasakan .

" Aarrhhhh ,,,, terus geol maak ,,, aahhh ,,,, ngeunah pisan heunceut emak ,,, oouughhh ,,,, ". Dengus ku sambil ku remasi pantat semok nya sesekali ku tampar gemas membuat ibu mertua ku kian liar menggoyangkan pinggul nya sampai kedua payudara nya ikut mental naik turun .

Emak terlihat semakin semangat menggeolkan pinggul nya di atas selangkangan ku dan jepitan memek nya terasa semakin kuat menandakan mertua ku akan mencapai puncak orgasme nya .

" Aakhh ,,, Aaaoohh ,,,, aasshhh ".

" Aarhh ,,,, emaaak mau keluaarh biimmm ss ,, aahhh ,,, aoouhhh ,,, ". Raung nya semakin cepat bergoyang dan tubuh nya bergetar saat pantat nya ia tekan ke bawah hingga ujung kontol ku terasa di siram air yang hangat dan menyundul pintu rahim nya.

" Aahh ,,,, Aahh ,,,, Aahh ,,, ".

Benar saja kan emak mencapai puncak nya , nafasnya tersengal sengal dan tubuh nya ambruk menindih ku . Ke peluk tubuh montok nya yang terasa berat menindih ku .

" Nya naha atuh cicing wae bim ,,,, ( Kenapa kamu diam saja ) ,,, ". Tanya nya dengan nafas masih ngos ngosan .

" Sengaja ,,, pengen fokus merasakan geolan memek emak ,,, ". Gombal ku mengelus pundak nya yang basah berkeringat .

Mertua ku mencubit puting dada ku membuat ku meringis geli .

" Sebentar lagi subuh ,,, ". Ingat nya karena tahu aku belum bucat .

Ku gulingkan tubuh mertua ku ke samping dan ia segera mengangkangkan kedua paha nya menyajikan memek tembem nya untuk ku gauli kembali .

Ku lepaskan sarung dan kaos oblong ku membuat tubuh ku telanjang bulat mengikuti mertua ku yang sudah telanjang sejak tadi .

" Asupkeeun ,,, ( masukin ) ,,, ". Pinta nya masih dengan nafas tersengal dan wajah memerah saat jari ku dengan intens mengorek dan mengocok lubang memek yang masih basah oleh lendir orgasme nya .

Namun ku angkat kedua paha nya ke atas hingga selangkangan nya sejajar dengan wajah ku saat ku tundukan wajah ku sedikit ke bawah dan kini giliran ku yang akan membabad selangkangan dan memek mertua ku .

Ku sapukan lidah ku di belahan memek nya yang basah berlendir membuat mertua ku melenguh dengan tubuh bergetar . Tak puas rasa nya jika hanya menyapukan lidah saja di belahan memek nya , kini giliran itil nya ku kenyot dan ku hisap sampai tubuh mertua ku kelojotan dengan nafas yang megap megap macam ikan kehabisan air .

" Adduhh biim ,,,, adduhh ,,, bimaaa ,,, aaahhh ,,, " . Jeritan nya keras membuat ku terpaksa membekap mulut nya dengan tangan ku agar suara nya tak membangunkan mertua lelaki dan anak anak ku .

BIMA SANG MENANTUStories to obsess over. Discover now