Ada satu hukum tidak tertulis di SMA Rajawali: jangan pernah menatap mata Bara lebih dari tiga detik saat dia tersenyum.
Bagi sebagian besar perempuan, tiga detik sudah cukup untuk membuat pertahanan mereka runtuh.
Detik pertama, kamu akan terpesona oleh rahang tegasnya.
Detik kedua, kamu akan terpaku oleh kehangatan palsu di matanya.
Dan pada detik ketiga, saat lesung pipi di pipi kirinya muncul, kamu resmi menjadi korbannya. Kamu akan menyerahkan hatimu secara sukarela untuk dihancurkan.
Bara tidak pernah meminta hati mereka. Mereka sendiri yang menyodorkannya di atas nampan perak.
Bagi Bara, cinta adalah permainan paling murah di dunia. Sebuah papan catur di mana dia selalu memegang bidak putih dan bergerak lebih dulu.
Dia tahu kapan harus maju memberikan perhatian, kapan harus mundur untuk membuat korbannya penasaran, dan kapan harus melakukan skakmat untuk mengakhiri hubungan tanpa perlu merasa bersalah.
"Semua cewek punya harga, Ngga," kata Bara suatu malam, sambil mengocok segelas es batu di tangannya. "Bedanya, ada yang bisa dibeli pakai es krim instan, ada yang harus modal makan malam mewah dulu. Tapi ujung-ujungnya sama. Mereka semua bakal nangis kalau gue tinggal." Bara menganggap dirinya tak terkalahkan. Sampai akhirnya, dia menabrak sebuah dinding batu bernama Alana.
Alana adalah anomali di dunia Bara. Perempuan dengan rambut yang selalu diikat rapi, buku tebal di tangan, dan tatapan mata yang seolah bisa melihat menembus tengkorak kepala Bara-mengetahui setiap busuknya rencana di dalam sana.
Alana tidak melihat Bara sebagai pangeran sekolah. Alana melihatnya sebagai seonggok sampah yang kebetulan berwajah tampan.
Dan bagi seorang predator yang sudah bosan dengan mangsa yang mudah, kebencian Alana adalah hidangan utama yang paling dinantikan.
"Gue nggak bakal jatuh cinta sama lo, Bara. Bahkan sampai dunia ini kiamat," ucapan Alana malam itu terdengar begitu mutlak di bawah rintik hujan.
Bara hanya tersenyum tipis, memutar korek api zippo di jarinya dengan santai. "Kita lihat nanti, Alana. Karena permainan baru bener-bener seru... saat mangsanya ngerasa dia bisa menang."
Permainan telah dimulai. Sialnya, Bara lupa satu aturan dasar: dalam permainan hati, siapa yang pertama kali berpura-pura, biasanya dialah yang akan hancur paling parah.
YOU ARE READING
Cruel Smile
Romance"Gue suka tantangan, Alana. Kita lihat... butuh berapa lama buat bikin lo nangis di bawah kaki gue." Alana tahu Bara adalah iblis bertopeng pangeran sekolah. Dia tahu kontrak manajer pribadi yang memerasnya hanyalah jebakan. Namun, ketika dinding p...
