Orang-orang bilang bagian terberat dari menjadi dewasa adalah kamu akan dipaksa untuk terus berjalan, tidak perduli sedang sesulit apa ke adaan saat itu harus tetap berjalan sebab hidup memang seperti itu. dan wahana paling menakutkan dalam hidup adalah ketika menjadi dewasa dan menjalaninya.
Aku ingin membagi kisahku, tapi sebelum itu aku ingin memperkenalkan diriku terlebih dahulu. namaku lalisa irene thiago dan Daegu, korea selatan kota kelahiranku. aku di lahirkan oleh perempuan cantik dan hebat bernama hwang jisoo, dan memiliki ayah yang sangat tampan yang akrab di panggil jack thiago. Awalnya keluarga kami hangat dan berkecukupan secara ekonomi, sebagai anak tunggal aku selalu di manjakan. apapun yang aku mau selalu di turuti, saat mimpi buruk yang tak pernah ku undang datang, aku yang pada saat itu masih berusia enam tahun harus menyaksikan jack ayahku terkapar di kamar dengan bersimbah darah.
Polisi mengatakan ayah bunuh diri, akibat depresi karna setelah di selidiki ayah memiliki hutang kepada rentenir untuk memulai bisnis toko rotinya. sejak saat itu ibuku dan aku tentunya sangat amat terpukul dan terpuruk bahkan ibu sering sakit-sakitan hingga aku memilih putus sekolah demi mengurus ibu. toko roti yang ayah bangun dari nol terbengkalai, ibu terpaksa harus mengakhiri kontrak para karyawan belum lagi membayar pesangon tiga orang di saat ekonomi keluargaku sedang anjlok-anjloknya ketika ayah tiada.
Sejak saat itu, ibu membawaku ke amerika serikat memakai tabungan yang tersisa. untung ibu memiliki teman perempuan yang setidaknya membantu kami di amerika untuk mencari sewaan rumah. dulu, ibu pernah kuliah di california dari sana lah mereka bertemu. lambat laun usiaku menginjak sepuluh tahun, bibi charlotte teman ibuku itu sangat baik. dia membantuku untuk lanjut sekolah lagi.
Bibi charlotte membantuku masuk ke sekolah public school atau yang biasa di kenal dengan sekolah negri tanpa biaya pendidikan dengan spp gratis melalui visa yang ku punya. di amerika serikat sekolah negeri menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak. biaya operasionalnya ditanggung oleh pemerintah melalui pajak daerah, dana negara bagian, dan sumber daya federal.
Aku memiliki cita-cita di dunia modeling, dan akting. sampai aku belajar giat hingga lulus SMA dengan hasil yang memuaskan demi meraih cita-cita ku. namun takdir berkata lain ibu menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuanku saat kami sedang menonton film di ruang tamu. ibu tak pernah bilang kepadaku jika ia mengidap penyakit kangker tulang, bibi charlotte yang tau juga tega sekali menutupi hal ini dari ku. aku terpuruk untuk yang kesekian kalinya setelah ibu pergi.
Selama ini aku merasa bersalah membiarkan ibu sendiri mencari uang sebagai pelayan cafe. sementara aku hanya sibuk belajar tak pernah mengecek ke adaan ibu yang bekerja banting tulang demi menghidupi aku. aku sempat merasa dunia runtuh se runtuh runtuhnya ketika belahan jiwaku pergi untuk selama lamanya, cita-cita ku pun ku kubur dalam-dalam. selebihnya opsional, aku tidak memiliki harapan lain hanya melanjutkan hidup di tengah kondisi mental yang tidak stabil.
Butuh waktu satu bulan untuk aku mengurung diri di rumah, bahkan aku tak ikut kelulusan SMA. bagaimana aku bisa ikut dan melihat temanku yang lain datang dengan kebahagiaannya sedangkan aku baru saja kehilangan manusia yang paling aku cintai dan harus melihat kemesraan mereka sebagai anak dan orang tua, itu terlalu menyakitkan. sungguh. namun aku tak bisa begini terus mau tak mau, aku harus bangkit. ada perut yang harus aku isi dengan makanan dan minuman, ada rumah sewa yang harus aku bayar tiap bulan.
Modal tekat dan keyakinan aku mulai berusaha mencari pekerjaan. di mulai dari petugas kebersihan hotel, guru les, pelayan minimarket sudah ku rasakan dan terakhir bekerja di coffee shop yang terletak di los angeles, california. aku sedikit nyaman bisa bekerja di sini setidaknya aku bisa menutup rasa sepi, dan bisa melihat visual hollywood di kawasan pegunungan santa monica yang secara global dikenal sebagai pusat industri perfilman Amerika Serikat.
Bos ku cukup loyal, dia baik walaupun sesekali suka menegur jika aku salah. aku memiliki teman baru di sini, ada satu orang perempuan yang cukup dekat denganku dia bernama rose. gadis bersurai merah panjang dengan kulit putih sebening kapas, dia juga memiliki keturunan korea sama seperti ku maka dari itu aku dan dia bisa nyambung alias sefrekuensi. aku sering datang ke kediamannya jika aku lelah kembali ke rumah sewaku karna dari rumahku ke tempatnya cukup memakan waktu hingga satu jam setengah.
Rose sering kali mengenalkanku pada pria, tapi aku kurang tertarik bahkan dia pernah mengunggah fotoku di sosial media sampai viral. waktu itu aku sedang melayani pelanggan, rose memotretku diam-diam. dia nekat memposting fotoku sekalipun aku sudah melarangnya, dan aku hanya bisa pasrah.
Wanita itu pernah berkata padaku "mengapa kau kaku sekali lisa, kau ini sangat cantik tetapi introvert sekali" ntahlah.. aku hanya tak suka dengan kehidupan di sosial media setelah ibuku meninggal.
Akan tetapi setidaknya aku harus berterima kasih kepadanya, sebab berkat dirinya aku di kenal banyak orang dan banyak tawaran datang menghampiri ku untuk mengikuti casting. awalnya aku ragu, namun rose selalu mendukungku dan memprofokasiku untuk maju yang pada akhirnya aku lakukan.
Dari sinilah kisah kehidupanku yang seperti roller coaster di mulai.
Dengan stabilnya ekonomi dan karirku yang meningkat namun di iringi malapetaka yang datang di balut awan hitam, ada paras menawan datang menawarkan madu dan racun. dia muncul di kehidupanku yang sudah suram sebelumnya. manusia yang bisa ku sebut dengan iblis hitam dan dewa putih secara bersamaan.
Hallo pembaca setia ceritaku,
kalian apa kabar ? terimakasih ya
masih mengapresiasi karyaku ini.
semoga kalian sehat selalu, jangan
lupa tinggalin like dan komen ya
supaya aku semakin semangat untuk
tuntasin cerita ini dan buat karya liskook
yang lain yang lebih seru sebanyak-banyaknya
Luv u all ✨💜💛
YOU ARE READING
Black hole
Romancesiapa yang tidak kenal lalisa irene thiago, namanya melejit setelah sukses membintangi layar lebar berjudul GONE. ia mendapat banyak penghargaan, berkat bakat dan paras yang dia miliki tentu banyak fans bermunculan dari segala kaum. terlebih, ketika...
