Malam di Tokyo selalu terasa berbeda bagi Miyano Shiho.
Sunyi, tapi tidak pernah benar-benar tenang.
Langit kota yang dipenuhi cahaya lampu tak pernah mampu menghapus bayangan masa lalu yang terus mengikutinya—Organisasi Hitam, eksperimen, kematian... dan kehilangan.
Shiho berdiri di depan jendela apartemennya, memandang keluar tanpa benar-benar melihat apa pun.
Tangannya menggenggam cangkir kopi yang sudah dingin.
"Masih belum bisa tidur?"
Suara itu membuatnya menoleh.
Kudo Shinichi bersandar di ambang pintu, dengan ekspresi yang tak bisa sepenuhnya disembunyikan— khawatir.
Shiho tersenyum tipis.
"Detektif hebat sepertimu masih suka mengintip kehidupan orang lain ya?"
Shinichi mendengus pelan.
"Aku nggak perlu mengintip. Wajahmu sudah cukup menjelaskan semuanya."
Shiho terdiam.
Beberapa detik akhirnya berlalu.
"Kadang aku berpikir..." suara Shiho pelan, hampir seperti bisikan, "apa aku memang pantas punya kehidupan seperti ini?"
Shinichi melangkah mendekat.
"'Seperti ini, maksudnya?"
Shiho menoleh, menatapnya dalam-dalam.
"Hidup normal. Tertawa. Minum kopi di malam hari... tanpa harus takut ada seseorang yang datang dan menyeretku kembali."
Hening.
Shinichi menatapnya dengan serius.
"Shiho... kamu bukan lagi bagian dari mereka."
Shiho tersenyum kecil.
"Tapi mereka masih bagian dari masa laluku."
Dan masa lalu... tidak pernah benar-benar pergi.
YOU ARE READING
Detak yang Terlambat Kusadari
Fanfiction"Aku mencintaimu... tapi mungkin aku terlambat menyadarinya." Miyano Shiho hidup dengan satu keyakinan-dirinya adalah kesalahan yang seharusnya tidak pernah ada. Masa lalu bersama Organisasi Hitam merenggut segalanya: keluarga, nama, dan hak untuk b...
