Disclaimer ini untuk cerita detail yang gak bisa di upload ke Toktok karena sudah masuk ranah 18+
Mohon untuk para pembaca mengerti jika belum cukup umur untuk menjauh. Terimakasih
Part 5
Tangan Leo tiba-tiba menarik tubuh Geonwoo mendekat, mencari sesuatu yang nyaman dan dapat menghangatkan tubuhnya. Tangan Leo juga tanpa menarik tubuh Geonwoo. Kepala milik Leo langsung mencari posisi nyaman, bersandar di dada Geonwoo. Bahkan suara napas Leo yang terasa hangat menembus kain kaus tipis yang dikenakan Geonwoo
"Hangat, bunaa" Racau Leo dalam tidurnya
Deg. Deg. Deg. Deg.
Jantung Geonwoo langsung berdetak sangat cepat, tak karuan seolah ingin melompat keluar dari dadanya sendiri. Tangan Geonwoo bahkan terasa kaku di udara, karena tidak tau harus membalas pelukan itu atau justru mendorong Leo menjauh.
Leo memeluk tubuhnya makin kuat karena mencari suatu kehangatan. Namun itu justru semakin dekat
"Sial!!! jantung murahan" gumam Geonwoo pelan dan rahangnya mulai mengeras "Kenapa jadi separah ini??!" Geonwoo bahkan sampai harus menarik napas dalam, mencoba menenangkan diri yang justru semakin kacau.
"Tenangin diri lu Geonwoo, tenang... Santai"
"Eghgg... buna pelukk" Suara Leo yang setengah mengigau itu malah membuat pelukannya semakin erat. Lengan itu melingkar tanpa ragu, seolah Geonwoo memang tempatnya.
Kesabaran Geonwoo mulai menipis
"Bangsat!!!" bisiknya lirih, hampir tak terdengar.
"Gue udah berusaha nahan ya Leo" Ia menelan ludahnya "jangan salahin gue kalau hari ini gue lepas kendali"
Tatapan mata Geonwoo turun ke wajah Leo yang tak sadar dan napasnya berat.
"Jangan nyesel pas lo sadar nanti"
Perlahan, tubuh Geonwoo sedikit menunduk, tinggal sedikit lagi dengan bibirnya dan bibir Leo dapat bersentuhan
Cupp
Rasanya lembut, singkat namun mampu membuat tubuh Geonwoo menjadi hening dan diam seketika hingga beberapa detik. Dalam fikiran Geonwoo saat ini adalah "manis"
Bibir Leo terasa begitu manis saat ini, dia ingin lebih dalam lagi dan lebih dari ini. Rasa egoisnya bermain, Geonwoo mulai menggerakan bibirnya dan menghisap bibir tebal Leo lebih dalam
"Eghh"
Erangan pertama dari Leo karena merasa tidak nyaman, Geonwoo akhirnya berhenti. Dia tidak ingin Leo membencinya karena nafsu bejatnya
"Maaf, lain kali akan aku pastikan dapat izin darimu untuk mencicipi bibir manis itu lagi" Ucap Geonwoo sangat pelan kemudian tangannya mengusap lembut kepala Leo.
Geonwoo membiarkan Leo memeluk tubuhnya sepuasnya malam ini. Justru Geonwoo merasa senang, ingatkan Geonwoo juga ketika Leo sakit ternyata bisa jadi semanja ini.
Jangan sampai siapapun tau soal ini, Geonwoo akan pastikan tidak ada yang boleh tau sisi manis Leo ini.
"Kenapa semakin lama lu buat gue makin jatuh cinta sih? Gue juga pengen masuk kriteria pasangan lu Lee Leo"
YOU ARE READING
Roommate (Woorioz) 🔞
FanfictionGimana ceritanya kalau Leo yang berisik disatukan dalam satu kamar yang sama dengan Geonwoo yang lebih suka ketenangan? BXB woorioz
