Senyumlah

1 0 0
                                        

Kita manusia. Seringkali, masalah yang dihadapkan kepada kita membuat kita tidak kuat.

Fisik. Mental. Semuanya seakan menyerah begitu saja.

Ingin rasanya, diri ini berbicara. Mengaku pada semuanya. Dunia, semesta, bahkan takdir.

Tapi kenapa? Kenapa itu semua hanya tercekat di tenggorokan? Kau hanya tinggal mengatakannya...

Katakan...

Pada dunia.

Pada semesta.

Pada takdir.

Tidakkah kau lelah? Kenapa masih berpura-pura seolah-olah kau kuat?

Tubuhmu. Mentalmu. Bahkan kewarasan yang kau miliki. Apa kau masih bisa menganggap mereka masih kuat?

Haha...

Ya. Tidak semua yang kita inginkan dikabulkan oleh dunia.

Kau boleh lelah. Boleh beristirahat sejenak dari kerasnya dunia.

Tapi ingat. Kau beristirahat, bukan berarti kau kalah. Bukan berarti kau menyerah.

Beristirahat artinya kau mengumpulkan tenaga untuk bisa maju kembali, menghadapi cobaan dari Tuhan.

Aku berkata seperti ini, karena aku tau bagaimana rasanya.

Tapi, apa itu pantas untuk ku tunjukkan?

Tersenyumlah... Sampai itu benar-benar retak dan tak bisa kau kembalikan lagi.

.....😊.....

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Mar 19 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Another Side Of EjelHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora