Hello, 12 AM?

78 6 0
                                        

Hari pertama masuk di kelas 12 seharusnya menjadi langkah awal yang tenang bagi Savero Edvano. Rencana anak itu sederhana, Savero cuma mau datang setiap pagi tepat waktu, duduk di pojok belakang, mencatat pelajaran, pulang, lalu mengulang siklus itu sampai lulus. Savero sudah cukup hampir gila saat berjuang menembus seleksi di sekolah favorit ini. Baginya, bertahan hidup di sini cukup dengan menjadi bayangan yang tidak terlihat. Namun, dunia ternyata punya cara lucu untuk menghancurkan ketenangan seseorang.

Tepatnya dalam wujud Bu Anya, wali kelas baru mereka. Bu Anya adalah definisi visual dari kata salah tempat. Dia cantik, masih muda dan kabarnya baru saja lulus kuliah. Rumor yang beredar di koridor sekolah bahkan lebih liar lagi, makin nggak habis pikir karena ternyata semua rumor itu bukan gosip belaka, namun memang nyata adanya. Bu Anya ini selebgram terkenal dengan ratusan ribu pengikut saat aktif menjadi mahasiswa. Entah angin kesurupan apa yang membuatnya banting setir menjadi seorang guru SMA dengan gaji yang imut. Jika dibandingkan dengan penghasilan endorsementnya dulu, mungkin cuma cukup untuk bayar satu kali SPP berkuliah di kampus swasta mahal tempat Bu Anya menimba ilmu.

Tanpa angin, tanpa hujan dan tanpa adanya diskusi apapun, jemari lentik Bu Anya langsung menunjuk lurus ke arah wajah Savero. "Kamu, yang pakai jaket abu-abu di pojok. Savero, kan? Mulai hari ini kamu ketua kelasnya."

Savero mengerjap. Di sekelilingnya, atmosfer kelas mendadak turun drastis menjadi minus sekian derajat celsius. Savero bisa merasakan tatapan sinis penuh belati dari para pencari muka itu langsung menghujani wajahnya, murid ambisius yang sejak pagi sudah dandan rapi dan duduk di barisan depan demi mengincar posisi tersebut pasti sudah menyumpah serapahinya dalam hati.

Savero yang dasarnya pendiam tapi punya mulut yang sekali bicara bisa sarkas di luar nalar, mencoba menolak dengan halus. "Maaf, Bu. Kemauan saya bergabung dengan organisasi kelas mirip dengan minat saya pada matematika. Alias saya nggak minat. Lebih baik berikan tanggung jawab itu pada yang lebih.. haus jabatan kali, ya?"

Alih-alih tersinggung, Bu Anya justru tersenyum manis, senyuman bahaya ini, kayak yang biasa dipakai influencer buat bales komentar haters anjir! Batin Savero.

"Keputusan saya tidak bisa diganggu gugat, Savero."

Savero skakmat.

+

+

Sore harinya, Savero terbangun dengan kepala yang pening karena tidur siangnya yang bablas. Begitu kesadarannya terkumpul, rasa kesal yang sempat tertimbun langsung mendidih lagi di dadanya. Kejadian sialan di sekolah tadi terus berputar di kepalanya. Ini perasaan yang sangat baru bagi Savero, karena biasanya tidak ada hal yang bisa mengusik ketenangannya sampai terbangun pening dan penuh dendam seperti ini.

Butuh pelampiasan, Savero meraih ponselnya. Dia teringat semalam sempat mengunduh sebuah aplikasi berlogo kuning dengan nama 12 AM. Iklannya bilang, ini tempat rahasia di mana orang-orang dari manapun bisa curhat tanpa takut identitasnya terbongkar.

Begitu aplikasi terbuka, sebuah pop-up peringatan muncul di layar.

"Aplikasi ini akan dinonaktifkan dan tidak dapat diakses mulai pukul 12.00 malam hingga 12.30 malam setiap harinya."

"Aturan macam apadah ini? Apa ni aplikasi baru jadi emang masih banyak gangguan?" gumam Savero asal. Namun, dia tidak ambil pusing. Yang dia butuhkan sekarang adalah tempat untuk mencak-mencak.

Matanya tertuju pada ikon tanda tambah (+) di bagian tengah bawah layar. Jemarinya yang biasa kaku kini mendadak lincah mengetikkan untaian kalimat penuh emosi, menumpahkan segala kekesalannya tentang guru baru dan jabatan ketua kelas paksaan yang membuatnya jadi musuh masyarakat dalam sehari.

Savero E baru saja menulis pesan:
Baru kali ini gue disokabin sama guru di sekolah. Dia guru baru, masih muda, tapi rada nyebelin gitu. Gue baru aja naik kelas 2 SMA dan tadi di sekolah agendanya cuma perkenalan doang, harusnya dari awal emang gue nggak usah masuk aja. Tapi yaudah, udah terlanjur. Nah, si guru nyebelin ini entah dia suka atau nggak suka sama gue, pokoknya nyebelin aja di mata gue.

Dia nunjuk gue jadi ketua kelas gitu aja tanpa diskusi sama gue dan anak-anak yang lain, biasanya kan ada pemilihan dulu tuh, nah ini enggak! Bener-bener seenak jidatnya aja, kesel paraaah. Terus murid-murid ambis yang duduknya paling depan (buat caper ke guru) langsung jutekin gue anjing hahaha, gue juga nggak mau punya tanggung jawab di kelas kali. Apalagi tanggung jawabnya berbentuk kalian, ogah banget goblok!

Ya pokoknya semoga aja itu guru berubah pikiran, lagian ngapain nunjuk orang kayak gue? Bergaul aja gue nggak bisa. Pasti lu nyesel deh, buk.


Layar ponselnya menunjukkan pukul 11.50 malam saat Savero menekan tombol post.

Setelah terunggah, Savero mendengus.

"Bodoamat, lah. Lagian paling nggak bakal ada yang respons juga. Orang nolep macam apa yang masih bangun jam segini? Yaaa, gue sih orangnya."

Enggan memikirkan curhatannya lagi, Savero langsung menutup aplikasi tersebut. Dia memutuskan untuk membuka game susun balok kesukaannya demi mengalihkan stres. Satu demi satu balok dia hancurkan dengan brutal, melampiaskan kekesalan yang tersisa. Permainan itu begitu adiktif sampai-sampai Savero kehilangan kesadaran waktu.

Tring!

Sebuah bar notifikasi dari aplikasi kuning tiba-tiba muncul di bagian atas layar, memotong kombo tingginya di Block Blast. Savero refleks melirik jam di sudut kanan atas ponselnya. Pukul 01.00 pagi.

Keisha A membalas postinganmu.

Keisha A membalas pesan Savero E:
Kenapa lu nggak coba aja dulu jadi ketua kelas? Mungkin gurunya nunjuk lu karena ngeliat lu punya potensi jadi pemimpin. Lagian lumayan dapet pengalaman baru.

Savero mengernyit tidak suka membaca respon itu.

Savero E membalas pesan Keisha A:
Lah elu aja sono jadi ketua, gue kagamao.

• • •

Keisha and Savero in another universe

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Keisha and Savero in another universe. 👀
Doain semoga aku rajin update ini, balik lagi semua tergantung sama kalian. Kalau kalian suka, jangan lupa ⭐ dan komen! Tolong ingetin aku juga wkwk!

12am, my path crosses yours.Stories to obsess over. Discover now