Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Lee Haechan ( 25 )
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Haechanmenyeka air matanya, manik nya masih menatap sendu kearah sang ayah yang kini terbaring lemah diranjang rumah sakit " Kenapaayahtidakpernahmenceritakannyapadaku? " Haechan menahan nafasnya
" Maaf.. Ayahterpaksa, sekaranghutangkeluargakitapadakeluarga Na sudahsangatbesar, dan saatituayahsudahterlanjurmenandatanganiperjanjian yang mereka buat "
" Perjanjian apa itu? " Haechan memandang ayahnya serius, seolah mengintimidasi pria paruh baya tersebut
" Entahlah, ayah tidak ingat. Kejadian itu disaat ayah berhutang untuk biaya kuliah mu kan? Jadi .. Sudahlamasekali " Pria paruh baya itu beranjak menggenggam jemari lentik sang anak, kemudian mengusap nya pelan
" Maafkan ayah " Sesalnya
Haechan kembali menghapus lelehan air mata dipipi nya, mau bagaimana pun ia juga tidak bisa menyalahkan sang ayah. Ayahnya sudah berusaha sekeras mungkin untuk membawanya berpendidikan tinggi, walaupun nyatanya sekarang ia juga tidak bisa lagi melanjutkan pendidikan kelanjutan nya tapi tetap saja saat itu ayahnya sudah berusaha sebaik mungkin untuk bisa membiayai-Nya
" Bisaakutahutentangkeluargamereka? " Haechan mencoba menggali lebih dalam, " Aku akan mencobamengurusnya, karenaayahjugatidakmungkinuntukmelunasisemuahutangitu " Lanjutnya