OH MY GHOST B1

34 3 0
                                        

Aku bisa merasakannya, keberadaannya, tatapan tajamnya, dan udara aneh yang menusuk hingga ke tulang, dia tidak tersentuh, tidak terlihat, tapi aku tahu dia selalu mengawasi setiap pergerakanku, bisikan bisikan lirih yang menyusup ke dalam tidur malamku, hembusan lirih angin yang menyentuh kulitku menandakan keberadaannya di sekitarku, perasaan hangat yang menemani tidurku, rasanya benar benar menakutkan tapi menenangkan secara bersamaan, perasaan aneh yang aku tidak tahu apa itu, namun aku justru menikmatinya setiap malam saat jam menunjukkan tengah malam dia yang tak terlihat datang untuk menemani tidurku.

.
.
.
.
.
.


Aku menyeret koperku,suara roda koper yang terbentur dengan batu yang aku lalui membuat beberapa orang yang berlalu lalang menoleh ke arahku, koper yang berukuran 2 kali lipat membuatku merasa lelah bahkan beberapa tetes keringat mulai membasahi rambut cokelat ku.

"Wahhh akhirnya aku sampai di asramaku" Bangunan berlantai satu yang tampak sederhana berada tepat di depanku, membuat lengkungan di bibirku semakin merekah, Aku berjalan ke arah pintu dan bertanya kepada seorang Bibi yang Aku rasa Dia adalah penjaga asrama ini.

"Permisi bibi, Saya mahasiswa baru disini, dan akan tinggal di asrama" Ucapku ramah dengan senyuman yang ku buat cukup lebar, sampai mataku menyipit.

"Siapa namamu?" Bibi itu membuka lembar buku yang sepertinya berisikan nama nama mahasiswa yang tinggal di asrama.

"Xu Ni, Zheng Xu Ni" Aku melihat sekeliling asrama, benar benar tempat yang nyaman dan bersih.

"Namamu ada di daftar mahasiswa baru asrama, disini setiap kamar di isi dua orang, jadi berbaik baiklah dengan teman sekamarmu, ini kuncinya nomer kamar sudah tertera di gantungan kunci".

"Baiklah bibi, terimakasih" Aku menerima kunci itu, dan tersenyum sekali lagi, tapi aku melihat Bibi itu tidak membalas senyumanku, Aku merasa Dia seperti tipe ibu ibu yang suka mengomel, tapi ya sudahlah aku tidak perduli.

Aku menyeret koperku menuju lorong yang mengarah ke kamarku, Aku merasa sangat lelah hari ini dan berencana setelah sampai di kamar akan beristirahat sebentar.

Pintu dengan nomer "619" sudah berada di depanku, kunci di putar dan suara pintu yang terbuka membuat ku bernafas lega, Aku menyeret koperku masuk ke dalam kamar, benar benar bersih dan sangat rapi, ada dua kasur di sisi kanan dan kiri, di tengah tengah ruangan ada dua meja belajar lengkap dengan komputer, jendela besar berada di tengah ruangan, benar benar terasa nyaman.

Aku berjalan ke arah kasur menaruh tasku disana, dan melangkahkan kakiku kembali berjalan menuju ke arah jendela tanganku membukanya, udara sejuk menerpa kulitku dan membuat mata ku memejam untuk sesaat.

Aku membalikkan tubuhku dan menatap sekeliling kamar, sepertinya memang Aku yang pertama masuk ke dalam kamar ini, karena belum ada barang orang lain disini, masuk ke asrama lebih cepat karena orang tua ku akan pergi ke luar kota, mereka khawatir Aku akan sendirian, jadilah Aku disini di asrama terlebih dahulu.

Angin sejuk yang masuk dan rasa lelah di tubuhku membuatku merasa mengantuk, membuatku yang terbaring di atas kasur mulai memejamkan mata.

.
.
.
.

Suasana gelap dan angin malam yang masuk melalui jendela yang terbuka membuatku terbangun, rasa lapar yang memberontak di dalam perutku semakin membuat mataku terbuka. Jam menunjukkan pukul 7 malam dan artinya aku harus segera bangun dan mencari makan malam.

Suasana asrama sedikit sepi untuk malam ini, mungkin karena baru beberapa saja kamar yang terisi, Aku memasukkan kedua tanganku kedalam saku hoodie suasana malam ini benar benar membuatku merasa aneh.

OH MY GHOSTWhere stories live. Discover now