🍂Prolog

35 3 0
                                        

|28-01-2026|

Dengan tekat dan semangat aku yang udah lama terkubur, akhirnya kembali semangat nulis lagi. Jadi aku udah lama pengen nulis cerita bertema bangsawan tapi baru kesampaian sekarang. Dulu aku tahun 2018 pernah nulis cerita, tapi ku unpublish. Entah kenapa waktu itu gak pede sama cerita sendiri, hehehe. Jadi aku harap cerita ku yang baru ini bisa kalian terima dan jadi cerita favorit kalian ya 🤍

Oh iya supaya aku dan kalian kesannya lebih dekat, aku mau buat panggilan khusus buat readers ku dengan panggilan "Chipss" dan kalian panggil aku "Machipss" okay, hehehe.

Untuk menemani para Chips ku baca cerita ini, kalian bisa dengerin lagu :
"Lana Del Rey - Dark Paradise"

Untuk menemani para Chips ku baca cerita ini, kalian bisa dengerin lagu : "Lana Del Rey - Dark Paradise"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Begini cara kau membalas kebaikan tuanmu, Lowe?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Begini cara kau membalas kebaikan tuanmu, Lowe?"

Langkah itu mendekat tanpa tergesa. Lantai kayu berderit, satu suara yang terdengar terlalu jelas di antara napas yang tercekik. Tangan itu terangkat dan dunia Lowe menyempit ketika jemari kasar mencengkeram lehernya, menekan tanpa ampun.

"Nghh...Tuan."

Suara itu pecah, nyaris tak lebih dari hembusan.

"Sudah berapa lama kau menjadi pelac*ur pria bangsawan sialan itu?"

Lowe berusaha bicara, tapi genggaman menguat. Ujung jarinya mencakar udara, matanya mulai berair.

Perlahan bibir itu menyentuh jarak terlarang di dekat telinga Lowe, meninggalkan hawa panas di sana.

"Elowen Mirelle."

Nama itu disebutkan perlahan, seolah seperti sebuah kutukan. Nada itu membuat darahnya membeku.

"Jika itu pilihanmu, akan ku buat hidupmu menjadi doa yang tak pernah dikabulkan sampai napas terakhirmu."

Satu alis terangkat. Genggamannya makin keras.

"Kau tahu?! seorang Vel dilarang mengandung anak tuannya. Dan jika itu terjadi kau akan mati."

Ia menunduk, suaranya berubah menjadi bisikan yang menusuk tulang.

"Aku akan meninggalkan benih ku di perut mu. Lalu ketika bayi itu lahir maka tangan ku sendiri yang akan membunuhmu."

Dada Lowe naik-turun. Dengan sisa kekuatan, ia memaksa kata-kata keluar.

"Sayangnya... itu tak akan terjadi."

Ia tersenyum tipis di ambang pingsan.

"Misiku hampir selesai. Setelah itu, kekuatan sihir akan membawaku kembali ke kehidupanku yang asli."

Suasana menjadi hening. Lalu tawa pelan tanpa kehangatan terdengar.

"Kalau begitu, akan kupercepat bayi itu ada di perut mu sebelum misimu sempat berakhir."

Genggaman dilepas. Lowe terjatuh, terengah, sementara bayangan itu berdiri tegak di atasnya menatap seperti seorang tuan yang sudah memutuskan nasib miliknya.

 Lowe terjatuh, terengah, sementara bayangan itu berdiri tegak di atasnya menatap seperti seorang tuan yang sudah memutuskan nasib miliknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gimana prolognya ni Chipss? Aman banget kan?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gimana prolognya ni Chipss? Aman banget kan?

Jangan lupa tinggalin jejak ya Chips ku, biar Machips semangat nulis buat kalian. 🤍

Magic Perfume Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang