Siang hari yang terik, Gauri sedang menidurkan anak perempuannya. Ia memandang handhponenya kemudian meraihnya dengan cepat beriringan dengan otaknya yang sudah menyusun kalimat-kalimat yang akan ia tulis di story WhatsAppnya."Walaupun aku dirumah, tapi aku tau apa yang kau perbuat diluar sana", ungkap kalimat-kalimat Gauri di storynya. Gauri sebelumnya sudah memiliki masalah rumah tangganya yaitu dengan suaminya. Melewati 3 bulan lebih ia tidak meminta nafkah batin bahkan diajak oleh suaminya untuk memenuhi kewajiban rohaninya. Selain itu, ia juga bermasalah dengan ekonominya yang sedang tidak baik-baik saja. Sehingga bermunculan masalah-masalah yang membuat Gauri tidak ada hasrat ataupun cinta di dalam hatinya kepada suaminya itu.
Seketika itu, story yang telah ia posting membuat salah satu penonton memberikan komentar dan sangat tidak terduga salah satu penonton itu adalah seorang pria yang Gauri kagumi sejak kuliah dulu namun kandas di jalan karena pria itu lebih memilih wanita lain untuk dicintai dan dinikahinya. Pria itu bernama Adit."Dek? Kamu baik-baik saja kan?", ucap Adit. Dengan terbelalaknya mata Gauri sampai tidak menyangka yang mengomentari storynya adalah seorang pria yang ia kagumi dulu. Bergetar tangan Gauri dan menarik nafas panjang untuk mengetik jawaban dari komentar Adit tersebut."🥲 Iya mas", ucap Gauri singkat namun bermakna. Gauri tengah berfikir, kenapa Adit baru kali ini mengomentari storynya? Kenapa tidak dari kemarin-kemarin? Sambil menepis, ah biarlah mungkin dia mau cari bahan obrolan aja.
Seharian Gauri intens chat dengan Adit di WhatsAppnya, dan Adit berpesan sebelum pulang kerumah untuk tidak membalas chatnya lagi karena di khawatirkan istrinya membaca pesan dariku. Aku bingung, padahal seharian chatnya tidak ada mengandung kata ataupun kalimat yang mesra. Gauri menepiskan lagi karena tidak ingin otaknya menyimpan beban terlalu berat. Malam hari, jam menunjukkan pukul 21.00 malam Gauri berniat untuk mematikan handphonennya karena sudah terbiasa ia tidur tidak mengaktifkan handphonennya. Di raihlah handphone tersebut tiba-tiba ada notifikasi whatsapp dari si Adit. Gauri sontak kaget, ada apa tiba-tiba si Adit chat malam-malam? Ku bukalah isi pesan tersebut dan kubaca, "dek, udah tidur ta? Istriku sudah tidur, aku diruang TV sambil nonton TV". Aneh, kok dia berani chat aku di belakang istrinya begini? Sedangkan dia tadi sore berpesan jangan chat/balas pesanku karena aku mau pulang kerumah. Tetapi, dia seolah-olah nekat untuk tetap bisa chat aku dibelakang istrinya. Gauri menepislah kembali, emang dasar Gauri terlalu cuek sampai-sampai hal seperti itu bagi dia sudah hal biasa. Lalu di balas lah chat tersebut. "Belum mas, sebenere mau tidur sih, ini mau nonaktifkan handphone eh ada notif chat dari kamu, ada apa mas kok tumben chat jam segini? Kan katamu aku gak boleh bales chatmu kalo kamu sudah dirumah?". Sedikit banyak rasa penasaran di dalam hati ingin segera tau apa alasan si Adit chat malam-malam. "Nggak papa dek, cuma pingin chatingan aja sama kamu, aman kok. Suamimu sm anakmu sudah tidur ta?". Tiba-tiba dibenakku berkata kenapa hampir sedalam ini Adit chat aku? Sampai-sampai hal-hal inti selalu dia tanyakan. Gauri bukan menepis lagi, tapi yang ia lakukan adalah berpura-pura untuk tidak tau apa-apa mengenai apa yang Adit inginkan dariku. "Sudah semua mas, aku juga mau tidur tapi berhubung kamu chat okelah yukk mau ngobrol apa? 😊". Dalam hatiku, kenapa aku nyaman chatingan sama Adit, ada apa dengan perasaanku? Apakah aku jatuh cinta lagi? Apakah aku mengalami puber kedua? Atau jangan-jangan aku melampiaskan hasratku karena tidak ada perhatian sama sekali dari suamiku? Gauri merasa bodo amat dia lebih mementingkan Adit daripada suaminya itu. Berjam2 sudah Gauri dan Adit saling berbalas chat sampai akhirnya si Adot memutuskan untuk ingin bertemu Gauri walaupun hanya sekedar kopdar aja melepas rindu si Adit kepada Gauri.
Adit : " Dek kira2 kita bisa ketemuan nggak? Secara kita kan udah lama nggak ketemu, berapa tahun ya kita udah nggak ketemu?"
Gauri : " boleh mas, ayo aja sih kalo mau ketemuan diluar tapi aku bareng anakku ya soalnya anakku gak bisa ditinggal".
Adit : " oke dek nggak papa nanti aku jemput kerumahmu ya nnt sharelock rumahmu ya dek, nanti aku cek deh enaknya nongkrong dimana yang deket sama kota aja biar nggak terlalu jauh kamunya''.
ESTÁS LEYENDO
MASIH WARAS !!!
RomanceSeorang istri yang merasa dirinya tidak puas akan nafkah dari suaminya yang menyebabkan ia melenceng kearah yang salah. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang pria yang bijaksana dan mendapatkan sebuah pesan tersirat agar berhenti menjadi penari...
