Prolog

12 3 0
                                        

Hujan turun perlahan di sebuah kota yang tidak pernah benar-benar tidur. Di antara lampu jalan yang buram dan genangan air yang memantulkan bayangan gedung tinggi, seorang pria berdiri sendirian di tepi trotoar.

Ia tidak tahu sejak kapan kepalanya terasa berat. Napasnya pendek, jantungnya berdebar lebih cepat dari biasanya.

Satu langkah.

Dua langkah.

Dunia tiba-tiba terasa sunyi.

Suara klakson, deru mesin, dan gemuruh kota menghilang seolah ditelan ruang kosong. Udara di sekitarnya bergetar, lalu retak seperti kaca tak terlihat.

Cahaya putih menyelimuti pandangannya.

Dan saat cahaya itu memudar, ia sudah tidak lagi berdiri di kotanya.

Di hadapannya terbentang langit asing, berwarna biru pucat dengan awan yang bergerak lambat. Tanah yang ia pijak terasa lebih hangat, angin membawa aroma yang belum pernah ia kenal.

Ia telah terlempar ke dunia lain.

Sebuah dunia fantasi yang terbagi ke dalam lima benua utama.

Benua Timur bernama Astrarea
Benua Selatan bernama Valdorin
Benua Barat bernama Eryndell
Benua Utara bernama Frostral
Benua Tengah bernama Caelion

Di sinilah perjalanannya dimulai.

CARD OF DARKNESS Stories to obsess over. Discover now