We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Chapter 1

8 2 0
                                        

Aku Zhang Yu Xuan, sebenarnya dulu aku sangat ceria,aku menyukai tempat ramai,senang bertemu banyak orang dan juga aku takut sendirian.Tapi entah sejak kapan aku yang sekarang mempunyai sifat kebalikan dari aku yang dulu.Aku pendiam,benci bertemu banyak orang,suka sendirian dan juga suka ketenangan.Entahlah mungkin ini yang dinamakan fase dewasa.Aku pernah jatuh cinta,menganggap dia segalanya bahkan dia adalah tempat ternyaman.Tapi nyatanya itu hanyalah salah satu perjalanan di fase kedewasaan ku.Dia menduakan ku dengan sakit yang masih membekas.Dia benar-benar mengingatkan ku pada seseorang.Aku selalu berfikir,apakah aku layak dicintai sedangkan ayahku saja tidak mencintai ku.

  Aku bekerja di sebuah firma hukum,bukan menjadi seorang pengacara.Ya,aku bekerja bersama timku tentang membuat dokumen legal,riset hukum,persiapan sidang ataupun membantu klien tentu saja ini semua membutuhkan kolaborasi tim.Sebenarnya gedung tempat ku bekerja mempunyai 5 pengacara di setiap lantainya.Posisi ku adalah di pengacara korporat yang fokus pada hukum bisnis dan perusahaan.Jadi hari-hari ku lebih banyak di kantor dari pada di rumah.

Aku tinggal di apartemen kakakku.Dia adalah seorang dokter dan sudah menikah 1 tahun yang lalu.Ibuku berada jauh di Beijing.Jujur saja dari sejak kuliah aku sudah jarang tinggal bersama ibu dan itu adalah suatu keuntungan ku.Berbicara tentang ayahku,dari sejak aku mengingat sampai sekarang,aku fikir aku hanya pernah bertemu dengannya 2 atau 3 kali,bahkan itupun saat aku masih sekolah dasar jadi ketika bertemu aku tidak melihat wajahnya karena entahlah aku merasa takut.

Sudah hampir 2 tahun aku bekerja di firma hukum ini,Firma hukum impian ku saat aku masih kuliah.

" Kamu tidak sarapan?" Seseorang sedikit berteriak saat aku hendak menutup pintu..

" Tidak perlu kak!hari ini aku sedikit buru-buru " membuka lagi pintu itu.

Dia adalah kakak iparku,Mei Ling Shan.Dia anak tunggal di keluarganya.Kami sudah lama kenal jadi tentu saja kami sangat dekat.

Aku bergegas menuju kantor menaiki taxi,biasanya aku diantarkan oleh kakakku.Tapi hari ini dia sudah berada di rumah sakit karena panggilan darurat.

DestinedStories to obsess over. Discover now