"Siapa kau? Apa yang kau lakukan pada kedua putraku?"
Pertanyaan itu hanya dibalas kernyitan heran oleh sicantik. Hei siapa pria menyebalkan itu? Oh lihat dia menatapnya dengan tatapan tajam? Heoll apa pria menyebalkan itu pikir dirinya akan takut? Oh BIG NO !! Siapa yang bisa mengalahkan lord Jeon. Jelas tak akan ada dan tak akan pernah ada.
Jungkook kini menatap malas pada sosok menyebalkan yang bahkan duduk dengan tenang disebuah sofa dengan segelas wine ditangannya. Berdecih saat melihat sosok menyebalkan itu.
Oh lihat apa dia pikir dia itu tampan? Jelas masih tampanan aku.
Memang dia pikir aku takut? Aku juga bisa menatapnya galak.
Huh lihat saja aku akan menghajarnya jika berani macam-macam.
Jungkook terus mendumel didalam hati menyumpah serapahi sosok tak diundang yang berada disana.
Taehyung mengernyitkan keningnya saat tak mendapati respon dari sosok yang berada diatas tempat tidurnya. Selama ini siapapun akan menjerit ketakutan jika ditatap begitu dingin olehnya. Tapi lihat kelinci bongsor tak tau diri itu justru menatapnya sinis seolah penuh permusuhan.
Wahh haruskah Taehyung ledakkan saja kepala cantik bocah menyebalkan itu. Tunggu sebentar !! Sepertinya ada yang salah dengan otaknya. Apa tadi yang dia pikirkan? Cantik? Dia? Wahh Taehyung merasa harus memeriksa kesehatan matanya. Bagaimana bisa dengan bodohnya dia berpikir jika kalinci bongsor ini cantik. Sepertinya matanya memang bermasalah.
Taehyung pun pada akhirnya mendengus. Entahlah dia jadi kesal sendiri.
Sementara itu saat Jungkook akan mengatakan sesuatu tiba-tiba dirasakannya sosok mungil yang bergerak-gerak. Jungkook menolehkan kepalanya dan mendapati salah satu dari dua anak kembar itu mulai membuka matanya. Bocah itu bahkan mengerjap pelan seolah sedang memastikan sesuatu. Hingga manik hazel tajam itu tepat menghadap kearah Jungkook. Bocah yang awalnya berwajah datar itu langsung tersenyum penuh kebahagiaan seolah kembali mendapatkan hadiah yang diinginkannya.
"Mommyyyyy kau sudah bangun? Apa yang sakit? Ayoo mommy katakan pada Kie apa yang mommy rasakan" tanya nya antusias.
Ah manis sekali. Jungkook yang awalnya ingin mengomel pada sosok dewasa yang berada disofa akhirnya total teralihkan pada sosok mungil yang kini terus dengan heboh bertanya ini dan itu. Entah kenapa rasanya begitu hangat dan menyenangkan. Jungkook seolah menemukan dunia barunya. Jungkook pun ikut tersenyum saat bocah itu tersenyum lebar dan menatapnya penuh binar kebahagiaan.
"Kekekeke tenang. Hyungie baik-baik saja. Hyungie kan kuat" ucap Jungkook penuh percaya diri.
"Iya mommy memang kuat. Mereka saja yang curang karna memukul mommy dari belakang. Aku ingin sekali menghajar mereka yang berani melukai mommy ku" jawab Hyungki menggebu-gebu.
Hal itu jelas membuat Jungkook tertawa walaupun pada akhirnya kembali meringis karna merasakan sakit disekujur tubuhnya. Hal itu jelas membuat Hyungki heboh dan karna hal itu pula lah Hyungjung yang awalnya tertidur nyenyak akhirnya terbangun. Bocah itu bahkan langsung tak kalah histerisnya saat melihat Jungkook kesakitan. Bahkan kedua bocah itu juga ikut menangis saat melihat keadaan Jungkook yang nyatanya tak baik-baik saja.
Ah sepertinya mereka bertiga terlalu sibuk dengan dunianya sendiri hingga tak menyadari sosok menyeramkan yang kini sudah mendelik tajam kearah ketiganya. Taehyung yang sedari tadi tak dianggap pun jelas kesal. Bahkan kedua putranya terlalu asik dengan sosok asing yang ada diatas tempat tidurnya. Ini menyebalkan dan dia tak suka. Rasanya posisinya kini terancam oleh kelinci bongsor yang entah dimana asalnya.
YOU ARE READING
DAMN !! I LOVE YOU !! (TAEKOOK)
RomanceKarna kenakalannya membuat kedua orangtuanya pusing tujuh keliling dan mereka berencana untuk membuat anak semata wayangnya jera dengan mencabut segala fasilitas mewah yang ada. Bukannya jera sosok manis tersebut justru sering membolos sekolah sebag...
