Terik
Hari ini panas
Sepanas rasa yang membara
Kau biarkan aku menunggu hadirmu dalam terik mentari
Sinar membekas dan meresap tajam menggerogoti pori
Kau biarkan aku menunggu kedatanganmu dalam silau cahya mentari
Meganya yang berkuasa menghujamku selaksa panas bara api
Namun yang lebih menyakiti
Kau biarkan aku menunggu hatimu, dalam terik yang tak kau batasi
ESTÁS LEYENDO
Melodi Asa
PoesíaDia menulis, untuk dirinya sendiri. Dia menulis agar baik-baik saja. Karena di dunia yang cukup keji ini, adalah tulisan yang tak akan mengkhianati. Terimakasih telah menyempatkan datang. @rechtius on watty
