0

193 17 0
                                        


DIAGONAL

HwanShi ft Doyoung


Warning!
Cerita ini merupakan cerita dewasa, dengan gimmick bp dan cheating yang mungkin bisa mentrigger perasaan tak enak. 

Jika sejak awal sudah tidak suka, silahkan meninggalkan cerita ini. Tidak perlu meninggalkan jejak apa-apa dan pastikan tempat ini tetap menjadi rahasia.


Enjoy the story



///


Gemuruh terus bersuara dari langit malam Seoul, mengacaukan malam dengan hujan deras dan petir menyambar. Tidak ada bintang, tidak ada bulan, hanya kilat petir yang terkadang memberi cahaya silau.

Suara yang diciptakan oleh badai seakan membungkam suara dunia, seperti suara dua insan di dalam kamar sempit, yang terbakar oleh api gairah hingga dinginnya malam tak mampu menyeka keringat di tubuh mereka.

Tidak seharusnya mereka bertemu di sana, lalu melebur diri mereka di dalam kamar gelap yang hanya diterangi silau kilat. Tidak seharusnya juga mereka menyebutkan nama satu sama lain, yang semakin lama semakin keras.

Bertepatan dengan bunyi gemuruh berikutnya, suara lenguhan dua insan yang mengejar pelepasan terdengar bagai lolongan serigala.

Tubuh yang lebih besar terjatuh di atas yang lebih kecil. Dengan nafas tersengal-sengal, mereka saling menatap dengan dalam dan memuja.

"Kamu sudah puas?" tanya yang lebih kecil. 

Kanemoto Yoshinori, itulah namanya. Tangannya menangkup rahang tegas milik pria di atasnya, memberi sentuhan halus secara berulang-ulang

Sebelum mendapatkan jawaban, Yoshinori memejamkan matanya. Merasakan sesuatu yang mengeras dibawah sana menyentuh lipatan intimnya secara berulang-ulang.

"Sudah mendapatkan jawabannya?" tanya laki-laki di atas.

"Heum... Seperti biasa, So Junghwan tidak akan mudah puas," jawab Yoshinori.

Junghwan tersenyum penuh arti.  Tangannya bergerak mengusap paha dalam Yoshinori, mengusap lipatan daging intim pria manis itu, merasakan denyutan kecil serta lelehan cairan putih yang mengalir dari dalam.

Tubuh dengan pahatan sempurna bak patung dewa yunani tampak mengkilap oleh sebab keringat kembali memposisikan diri di tengah, mengarahkan miliknya yang tegang mencuat bak tombak perang tepat di depan lipatan daging milik Yoshinori.

Desahan beratnya mengudara saat tubuh mereka kembali menyatu. Rasa di bawah sana masih sama. Sempit, hangat, tidak ada kata lain selain nikmat yang dapat menggambarkan rasanya. 

Yoshinori meringis, tak dapat menolak rasa perih setiap milik Junghwan menusuk area intimnya.  

Tanpa ada peringatan, Junghwan menarik tubuh Yoshi, membawanya untuk duduk di pangkuannya tanpa melepas penyatuan mereka, lalu memeluk pinggang ramping Yoshi.

Dapat mereka rasakan betapa kuatnya rasa mendamba di mata satu sama lain. Perasaan dan gairah yang meledak dahsyat seperti petir di luar mendorong mereka untuk bergerak, mengejar kenikmatan dalam permainan dosa yang tak seharusnya ada di antara mereka.

Gemuruh badai di luar sana kembali menyamarkan suara mereka, memberi mereka kesempatan untuk terus hanyut dalam percintaan panas.

Walaupun di luar sana, seseorang menatap khawatir pada dua kontak yang tidak dapat dia hubungi.

So Junghwan, kekasihnya.

Dan Kanemoto Yoshinori, sahabat baiknya.


To be continued...


.

.

.


Semoga suka dengan cerita ini.

Ini akan jadi series pertama dan semoga kalian betah menunggu kelanjutan ceritanya.

Next part sudah ada. Jadi selamat membaca~

DIAGONALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang