Kejadian kecil membawa dirinya larut dalam permainan gelap yang tidak akan pernah berakhir, rasa takut selalu menggerogoti pikirannya seakan takkan pernah ada ruang rehat untuk dirinya.
Bahkan impiannya yang sangat ia nantikan, pupus begitu saja. Ka...
Seperti biasa, wajah muram selalu terpampang dimana ia berada. Kaki mungil itu selalu mengikuti kemana garda depan akan pergi, tautan jari telunjuknya selalu menjadi ciri khas dirinya.
Orang-orang di lorong sama sekali tidak berani menatapnya, bukan, ia tau bukan dirinya yang ditakuti, melainkan,
Mingi.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Park Yoonho 18
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hong Mingi 18
Baru prolog nih, siapa yang ga sabar baca chapter selanjutnya??? Aku tu kalo buat cerita, kadang bingung sama konfliknya😥😥
Soalnya konflik yang aku buat ga bikin pembaca terbawa suasana gitu loh..
Okee deh enjoy aja yahh untuk chapter selanjutnya 🫰🏻