"kau dan ibu mu tidak berguna bisanya menyusahkan saja"
"menurut ku dengan adanya dirimu semua akan lengkap tapi tidak, hidup ku menjadi susah karena mu"
"sudah lah ayah mengantuk urus saja ibu mu itu"
Malam yang seharusnya menjadi waktu bagi orang untuk beristirahat sejenak dari kegiatan hari ini tetapi tidak dengan yuca seorang pemuda cantik, sedikit aneh tapi kenyataannya begitu dia cukup cantik untuk seorang laki-laki.
Semua omongan ayahnya berputar terus di kepala yuca yang seakan terus menyuruh berpikir hingga kaki kecilnya membawa diri nya menuju rumah sakit tempat ibu nya di rawat. Seperti biasa yuca mendampingi ibu nya yang tak kunjung bangun dari masa koma nya, perut kecil yuca sudah meronta ronta ingin di beri makan hingga dia keluar untuk ke kantin rumah sakit.
kantin terasa sepi hanya beberapa penunggu yang juga sama dengan diri nya yaitu mengisi kekosongan perut, tiba tiba yuca di hampiri oleh seorang nenek lalu nenek itu berkata kepada yuca "setiap orang yang berada disini selalu memanjatkan doa yang sama setiap harinya" yuca lalu menolah mata nya mendelisik nenek itu tanpa adanya jawaban nenek itu berkata kembali "aku bisa membantu kalo kamu mau" lalu menyodorkan secarik kertas kepada yuca dan pergi begitu saja.
yuca yang sedari tadi mendengarkan lalu membuka secarik kertas dan di dalamnya berisi alamat, disaat pikiran nya mulai berkecamuk teleponnya berdering itu telepon dari administrasi rumah sakit tanpa basa basi ia mengatakan "yuca, masa rawat ibu mu hampir habis dan harus segera dibayarkan, bulan kemarin juga kau menunggak setengah nya, untuk kali ini aku tidak bisa membantu dirimu yuca" seketika dunia di sekitar yuca berhenti sejenak seakan tidak memberikan ketenangan sebentar untuk diri nya "baik akan aku usahakan" yuca menutup telepon nya lalu menatap kertas itu tanpa pikir panjang yuca mengikuti alamat yang ada di dalam kertas itu.
setelah perjalanan cukup jauh dari rumah sakit, yuca tiba di ujung kota terdapat rumah sederhana yang bernuansa vintage tanpa mengetuk yuca sudah di sambut oleh nenek yang menghampiri nya di kantin rumah sakit seakan tau yuca akan menemuinya. Lalu dengan ramah nenek itu mempersilahkan yuca untuk duduk dan menyesap teh yang telah di siapkan, tanpa basa basi yuca menyampaikan keinginannya "aku mau kau membantuku, sembuhkan ibu ku." Suara yang terdengar sedikit bergetar tapi datar "ada harga yang harus kau bayar untuk permintaan mu itu" hening sejenak lalu yuca "akan aku penuhi semua harga itu untuk ibu ku" nenek itu tersenyum se akan sesuai dengan keinginan nya.
"harga yang harus kau bayar adalah dirimu. Kau akan terikat terus dengan dia yang akan menjadi suami mu, segala urusan mu adalah tanggung jawabnya dan ini berlaku seumur hidup layaknya suami-istri."
yuca ingin mengajukan banding tapi nenek itu seolah tahu apa yang di dalam pikiran yuca "tidak bisa ditawar dengan apapun yuca, dia yang ku tawarkan untuk mu adalah raja dari segala penjuru iblis di dunia ini, hanya kau yang bisa mengajukan banding dengan nya. itu pun jika kau bisa terlepas dari nya." kalimat terakhir penuh penekanan bahwa yang ia tawarkan bukan hanya sekedar mainan, yuca yang sudah teramat stress dengan semua yang di alami nya tanpa berpikir panjang yuca mengiyakan tawaran tersebut, Satu di pikiran yuca adalah ibu nya.
setelah semua rangkaian ritual dan yuca sudah di mandikan dengan air yang berisi mawar merah yuca di giring menuju kamar dan duduk di tepi ranjang, kamar itu yang sudah di dekorasi layaknya kamar pasangan suami dan istri, yuca di kenakan tudung berenda hitam dan dress putih, lalu nenek itu berkata "kau hanya perlu menunggu dia, dia datang saat semua lilin ini padam" lalu nenek itu keluar dan menutup pintunya.
seakan waktu bergerak sangat lambat yuca meremat gaun putih yang di kenakan nya rasa takut, cemas, khawatir itu bercampur jadi satu tapi perasaan ingin sembuh ibu nya lebih besar dari itu semua. hingga lilin dikamar itu padam, menyisakan dua lilin yang berada di samping tempat tidur. tudung yang menutupi kepala hingga kaki nya terlepas dan yuca merasakan ada tangan kekar yang meraba leher hingga perutnya, yuca membeku sejenak otaknya memproses apa yang baru saja terjadi hingga bisikan dengan suara yang berat dan dalam itu menyambar indra pendengaranya "tumben sekali nenek tua itu membawa lelaki sebagai perjamuannya"
lalu tanpa basa basi tubuh yuca terlentang di atas kasur kedua tangan berada di atas kepala seakan ada yang menahannya hingga yuca perlahan-lahan melihat dari arah kegelapan sepasang mata berwarna merah menatap diri nya, tatapan itu bukan nafsu tapi seakan menilai dirinya hingga wajah itu berada tepat diatas nya "nenek tua itu baru kali ini membuatku puas" yuca menatap mata merah itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
wajahnya tampan, rahang tegas, hidung mancung bak pangeran, kulit yang eksotis, kontras dengan mata merah yang dimilikinya. dan pada malam itu juga yuca dan dia melakukan hubungan yang seharusnya di lakukan oleh suami istri.
sinar matahari menerobos masuk melalui jendela yang di buka oleh nenek itu "bagaimana perasaan mu?" yuca terbangun dengan kepala yang pusing bukan main "kau bisa segera membersihkan dirimu, kabar baik dari rumah sakit sudah menunggumu yuca." mendengar itu yuca menoleh ke arah nenek itu disaat bersamaan telepon yuca berdering dan itu dari perawat ibu nya "yuca, ibu mu sudah sadar" yuca sempat membeku senyum yuca mengambang beriringan dengan air mata yang perlahan menetes "b baik aku akan segera kesana, tolong jaga ibu ku" yuca segera mengganti baju yang di kenakan nya saat ini, saat hendak keluar "ingat yuca dia akan selalu berada dalam dirimu." yuca menoleh sebentar lalu keluar begitu saja yang di pikirkan nya saat ini adalah ibu nya.
nenek itu menatap yuca yang semakin menjauh dari rumah nya "sepertinya dia tidak akan melepas mu yuca, aku baru kali ini melihatnya berterimakasih kepada ku atas perjamuannya."
HAIIIIIIII-!
aku pemulaaa, jadi sorry kalo terkesan ga rapi, abstrak, gajelas, dan ga nyambung. ini semua murni dari imajinasi sedikit ak ambil dari film horor Indonesia "pengantin iblis" :>
so, enjoy ya gais jangan lupa kasih votee-!!
YOU ARE READING
obsession devil [giyoon]
Fantasyseseorang pemuda cantik yang hidupnya mulai dari kecil hingga berusia 18 tahun tidak pernah memiliki kasih sayang seorang ayah walaupun dia hidup berdampingan dengan nya, hingga suatu saat ibu nya yang sangat amat penting bagi hidupnya kini sedang k...
![obsession devil [giyoon]](https://img.wattpad.com/cover/402539180-64-k705559.jpg)