Setelah perang antara bangsa Serigala dan Vampire, mereka memutuskan untuk berdamai dan mengakhiri perang.
Menandai beberapa wilayah kekuasaan dan melakukan rapat pemastian agar tidak terjadi bentrok hanya karena perebutan wilayah.
Akhir dari kisah 'Conflict' yang menyebutkan bahwa kedua kaum itu bisa berdamai dan hidup berdampingan.
Antar pemimpin juga sudah damai dan memperlakukan lawan kaumnya dengan baik.
•••
"Hmm... Udah selesai, baca buku mana lagi ya?" tanya Jake pada dirinya sendiri.
"Eh kamu udh selesai baca Conflict ya? Aku belum tamat, males banget! Halamannya juga banyak," ucap seseorang dari belakang Jake. Itu Jungwon.
"Kamu minjem buku lagi?" tanya Jake saat melihat dua buku di tangan Jungwon.
Jungwon menggeleng, "Aku mau ngembaliin, baru habis baca."
"Kamu baru selesai hari ini?!?!" Jake melotot tak percaya dan Jungwon hanya mengangguk antusias.
"Gausah kaget juga kali, kan udh tau aku suka baca buku," ucap Jungwon santai.
"Katanya buku ini 'based on true story' loh," timpal Jake.
"Aku juga pernah denger, tapi kayanya untuk zaman ini udah ga ada deh."
"Kalau zaman sekarang masih ada, aku mau masuk bangsa serigala deh, vampire kan gabisa jalan di bawah matahari."
"Aku juga setuju padamu Jake, ahahah."
Keduanya pun keluar perpustakaan bersama. Saat melewati beberapa koridor kelas, ada kerumunan siswa yang nampaknya heboh.
Mereka berdua pun berlari menghampiri, ikut penasaran.
Saat di cek ternyata salah satu siswi mengalami luka dan luka itu juga terlihat seperti cakaran. Terlalu besar untuk cakaran kucing.
"Bawa dia ke uks untuk di bersihkan lukanya!! Bukan malah di tonton doang!" teriak Jake saat melihat luka yg terbuka lebar.
Beberapa siswa pun menggotong siswi tadi ke uks. Padahal si siswi sudah teriak-teriak meminta tolong.
Kerumunan pun mulai bubar dan berpindah ke ruang uks. Rasa penasaran mereka sangat tinggi.
Di perjalanan ada dua pria yang berjalan menunduk dan alhasil salah satu dari mereka menyenggol bahu Jake.
Jake pun berhenti dan memarahi pria itu.
"Hey! Umumnya orang itu berjalan melihat kedepan, bukan menunduk!!" marah Jake, mendorong kasar bahu pria itu.
"Aroma yang segar..." lirih pria itu tersenyum dengan tatapan kosong namun berhasrat.
"Apanya yang segar?!!" tanya Jake dengan nada bicara tinggi.
"Kita tinggalin aja!" ucap Jungwon langsung menarik tangan Jake.
Kedua pria tadi menatap kepergian Jake dan Jungwon.
"Kau tertarik padanya?" tanya Heeseung.
"Kenapa tidak? Aroma dia beda dari yang lain," jawab Sunghoon, membayangkan dirinya menghisap darah Jake.
"Vampire sepertimu juga doyan darah laki-laki ya," ucap Heeseung terkekeh.
"Kalau bangsaku mungkin laki-laki akan dibuat mainan berburu, darah mereka terlalu kotor," timpal Heeseung.
"Ntah kenapa aku tertarik padanya, akan ku dekati dia," ujar Sunghoon tersenyum lebar lalu pergi meninggalkan Heeseung.
"Terserahmu."
Sepanjang Jake berjalan ia masih bergidik ngeri mengingat wajah orang tadi, terlalu putih seperti mayat.
"Won, kau tau siapa mereka tadi?" tanya Jake.
"Kakak kelas, kamu ngga kenal mereka? Mereka itu duo misterius yang terkenal!" jawab Jungwon dengan reaksi yang over.
"Palingan juga jamet."
"Enggak!!" bantah Jungwon mentah-mentah.
"Kau kenapa?"
"Mereka itu keren! Apalagi kak Heeseung.."
"Kau suka padanya?"
"Ngga ada salahnya kan~"
Daritadi Jake berjalan ternyata ada yang mengintai, iya, itulah Heeseung dan Sunghoon.
Sunghoon tersenyum kecil saat Jake bertanya tentangnya.
"Sampai kapan kau menarik sudut bibir itu?" tanya Heeseung membuat Sunghoon menghilangkan senyumnya.
"Jungwon juga menyukai mu!" ketus Sunghoon.
"Besok akan ku temui dia!"
Lagi-lagi Sunghoon langsung menghilang. Membuat Heeseung jengkel.
Tobecontinue....
Yuhuuu perdana cerita pertama Bliss!!
Aku maunya di panggil Bliss gamau Nira, karena aku raja i-Bliss
Happy reading and dont forget to voting and comment, bye bye~~
