Malam di kota Yan tengah di selimuti oleh ketegangan setelah sesosok mayat wanita di temukan di pinggir sungai dekat taman kota. Tao ran,Xiao haiyang dan Lan qiao segera meluncur ke tempat kejadian begitu mendapatkan laporan tersebut.
Garis polisi terpasang rapi sebagai tanda bahwa tidak ada yang boleh mendekat atau melampaui garis kuning tersebut.
" Sama seperti dua korban yang di temukan beberapa hari yang lalu,mereka semua mati dengan luka yang sama persis. Robekan di area leher dan urat nadi yang terputus. Juga pesan yang ditinggalkan oleh pelaku. Tim forensik masih dalam perjalanan jadi kami belum mengambil tindakan apapun pada mayat tersebut. " Jelas salah seorang petugas.
Tao ran mengangguk sekilas,matanya masih menatap pada mayat wanita yang masih tergeletak di pinggir sungai.
" Bagaimana dengan penyelidikan di sekitar tempat ini ?? Apakah ada petunjuk ?? " Tanya Tao ran.
" Kami hanya menemukan beberapa jejak sepatu,selebihnya tidak ada. " Jawab petugas.
" Lalu bagaimana dengan laporan dua orang korban yang sebelumnya ?? " Tanya Tao ran.
" Semua korban meninggal dengan cara yang sama. Hanya satu yang berbeda dari ketiga mayat ini." Sahut Xia haiyang kemudian menyingkap rambut korban yang menutupi sebagian wajahnya.
" Pelaku selalu meninggalkan pesan yang berbeda pada setiap korban. "
Tao ran dan Lan qiao mendekat ke arah mayat wanita itu untuk memastikan.
" Pada mayat pria yang pertama di temukan,pelaku meninggalkan pesan di bagian dada yang bertuliskan ' malam akan datang '. Lalu pada mayat pria yang kedua,pelaku meninggalkan pesan di bagian perut yang bertuliskan ' aku adalah bayangan '. Sementara pada mayat wanita ini,pelaku meninggalkan pesan di bagian tangan dengan tilisan ' kau tidak bisa menghentikanku '. Di duga semua pesan itu di tulis oleh pelaku menggunakan benda tajam. Sampai saat ini motif pelaku masih jadi misteri tersembunyi yang belum bisa di pecahkan. Dan soal pesan yang di tinggalkan,kami masih mencari tau apa maksud dan tujuan nya " Jelas Xiao haiyang.
Tao ran dan yang lain terdiam,mencoba mencerna penjelasan dari Xiao haiyang. Tak lama tim forensik tiba di lokasi,kemudian mengangkut mayat wanita tersebut dan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
" Lao Tao,...bagaimana sekarang ?? Menurutmu langkah apa yang harus kita lakukan ?? Semua petunjuk yang kita dapatkan berakhir menemui jalan buntu. " Keluh Lan qiao.
" Tidak ada jalan lain,..untuk kali ini kita harus menghubungi 'mereka' dan meminta 'mereka' untuk kembali dengan tim kita. Hanya itu satu2 nya cara untuk bisa mengungkapkan kasus ini. " Ucap Tao ran membuat Lan qiao dan Xiao haiyang terkejut.
" Lao Tao,apa kau yakin ?? " Tanya Lan qiao yang di jawab anggukkan pasti oleh Tao ran.
***
Sementara itu di sebuah villa yang terletak cukup jauh dari kota. Luo wenzhao tersentak dari tidur lelapnya ketika bayangan hal mengerikan yang terjadi 1 tahun yang lalu kembali menggangu mimpinya. Ingatan dimana dirinya nyaris kehilangan orang yang sangat ia cintai. Luo wenzhao mengatur nafasnya yang sedikit terengah akibat mimpi buruknya kemudian menoleh ke samping nya dimana terdapat seseorang yang telah menjadi pusat dunianya tengah terlelap dengan tenang. Nafasnya terdengar halus meski sedikit lambat,namun itu sudah cukup untuk meyakinkan dirinya bahwa seseorang itu masih hidup dan baik baik saja. Pei su,pemilik mata kucing dan senyum manis yang telah berhasil menjungkir balikkan hidupnya,yang telah resmi menjadi istri nya sejak 8 bulan yang lalu.
Luo wenzhao dengan gerakan pelan dan hati hati,mendekatkan wajahnya pada wajah terlelap Pei su dan membubuhkan kecupan lembut di kening sang terkasih. Senyum teduh terukir di wajahnya kala melihat wajah itu begitu tenang. Untuk sesaat pikiran nya kembali tertarik pada peristiwa mengerikan yang nyaris membuatnya kehilangan sebagian hidupnya.
