Seorang lelaki manis kini tengah meminum kopi di kamar nya sambil menatap banyak hijau nya pepohonan di depan rumah nya, ia dengan tenang mendengar suara burung yang berkicau di sekitar rumah nya.
boom dengan santai menatap bunga bunga indah itu melalui jendela kamar nya, ya selain anak yang manis boom juga sangat menyukai keindahan alam.
bunga favorit nya adalah bunga tulip yang begitu indah, boom begitu menyukai warna ungu dan warna hijau dari indah nya alam, boom merasa hal itu mampu membuat tenang.
tidak lama kemudian ketenangan nya terusik akibat suara dari luar yang memanggil nama nya, ya siaap lagi kalau bukan papi yang memanggil nya.
'toktoktok'
"boom! sayang ini papi nak"
boom pun meletakkan segelas kopi di atas nakas lalu berjalan menuju pintu, dan membuka kan pintu terlihat lah sang papi yang berdiri disana.
"iya? ada apa papi?"
"turun kebawah nak, Daddy memanggil mu, seperti nya ada sesuatu cepatlah kebawah sebelum Daddy mu mengamuk"
"ah ah baiklah boom akan kebawah papi"
Gawin pun segera pergi darisana, boom kembali menutup pintu, ia terduduk di kasur dan langsung menghabiskan kopi nya, ia berfikir sejenak ada apa tiba tiba Daddy memanggil nya? pasti ada sesuatu!
boom pun turun ke bawah lalu menghampiri Daddy yang terduduk di sofa kebesaran itu.
"Daddy memanggil ku?"
"ya duduklah"
"ada apa Daddy?"
"sebenarnya Daddy sedikit khawatir menyuruh mu untuk melakukan nya tapi....ini penting!"
"oh ayolah dad katakan! boom sangat penasaran tau"
"pergilah ke markas Daddy yang berada di hutan, pergi kesana lalu berlatih lah bela diri, kamu belum lihai dalam menembak nak, berlindung lah disana"
"aw? kenapa? kenapa boom harus kesana? boom tidak ingin jauh dari papi dad!"
"ini demi keselamatan kamu nak, kamu sedang di incar"
"siapa? katakan siapa yang mengincar ku? tidak! aku tidak akan pergi kesana, disana sangat jauh dad! hutan lagi gamau ih!"
"boom! nurut! berhenti keras kepala bisa tidak? kamu akan disana, pergilah kesana berlindung! disini ga akan untuk mu nak!"
"tidak!"
"kamu tidak akan disini boom, pergilah kesanaa poon sudah disana sekarang! jangan ngeyel!"
"Tidak! mau!"
boom segera pergi dari sana dengan langkah kesal, boom melipat tangan nya di dada dengan wajah cemberutnya ia pergi ke kamar nya.
Gawin menghampiri Joss yang terduduk disofa, Joss pusing mengapa anak nya yang satu itu sangat sulit di kasih tau?.
Gawin duduk di samping Joss sambil meletakan secangkir kopi di atas meja, gawin menggenggam tangan Joss lalu tersenyum.
"Tidak apa apa sayang. nanti aku akan coba berbicara padanya" ujar gawin.
"heum, aku benar benar bingung dengan anak itu, mengapa ia terlalu keras kepala? aku yakin Aou pasti mengincarnya"
"iya aku faham sayang. nanti aku coba bicara dengan nya pelan pelan ya? sabar okay? jangan emosi naa"
"huhhh! heum"
💛💜
Kini Aou berada di ruang privat milik nya, ia berada di balkon kamar nya,ia mengambil sebuah foto kecil dari saku nya lalu menatap foto itu dengan tatapan rindu.
Dulu sekitar 7 tahun lalu
Aou mempunyai keluarga yang begitu Cemara, Daddy dan momy nya begitu menyayanginya, dulu Aou adalah anak yang baik dan pemaaf namun sesuatu terjadi hingga membuat nya kini berubah.
flashback
Joss Wayar dan para bodyguard nya kini berada didalam mobil menuju kerumah mewah Daddy Aou, mereka membawa beberapa pistol.
"lihat saja Alex! aku akan membunuhmu! aku membenci mu Alex! kau hampir membuat perusahaan mu hancur akibat ulah busuk mu itu!"
tidak lama kemudian mereka sampai beberapa mobil mengepung rumah mewah itu, tidak lama kemudian...
duar!
duar!
duar!
duar!
anak buah Joss mulai memainkan pstol nya dan menembak ke beberapa arah rumah itu, anak buah Alex pun tak tinggal diam mereka langsung mengambil pistol dan mulai melawan.
dikamar Aou ia hanya mampu terduduk di lantai sambil menutup telinga nya, ia benar benar takut, tidak lama kemudian Anya (momy nya Aou) masuk ke dalam kamar Aou.
"hiks...momy! Aou takut!"
"sini sayang peluk momy, kita pergi dari sini ya? ayo ikut momy"
Anya pun menarik tangan Aou lalu segera pergi dari sana, namun baru saja keluar dari kamar nya, Joss sudah mengarahkan pistolnya pada Anya.
saat hendak menembak Alex dengan cepat menahan pistol Joss lalu melempar nya kesembarang arah, dengan tubuh yang berlumuran darah Alex berdiri dan menatap Joss meskipun tubuhnya terasa begitu lemas.
"K_kau! boleh menyakiti ku t_tapi! tidak dengan istri dan anak ku!"
Joss kembali mengambil pistol nya tidak perduli dengan apa yang dikatakan Alex ia segera menembak Alex dan Anya didepan Aou.
deg!
jantung Aou terasa lemas melihat Alex dan Anya yang tertembak didepan mata nya sendiri, Joss hendak mengarahkan pistolnya pada Aou namun dengan cepat salah satu anak buah Alex menahan nya.
"Jangan sakiti tuan muda!!" ucap bodyguard Alex itu.
saat ia menahan tubuh Joss untuk tidak menembak Aou, seseorang yang langsung menarik tubuh Aou dan mengajak nya pergi dari sana.
Aou memberontak ia Tidka mau meninggalkan Daddy dan momy nya, namun tanpa basa basi lagi bodyguard itu pun mengangkat tubuh Aou lalu membawa Aou pergi dari sana.
Win metawin adalah seseorang yang membawa Aou pergi dari sana, win metawin adalah bodyguard terpercaya Alex, ia juga sering menjadi teman Aou dirumah.
win pun membawa Aou pergi jauh dari rumah itu, didalam mobil Aou hanya mampu menangis, takut, khawatir, itu yang ia rasakan.
flashback end...
"mom..dad...Aou akan membalas itu semua pada mereka, biar mereka sadar kalau kehilangan seseorang yang mereka sayangi itu sangat menyakitkan" gumam Aou
"momy dan Daddy bahagia disana ya? sebentar lagi dendam Aou akan terbalas sedikit lagi" gumam Aou
ia menatap langit dan menangis ia begitu merindukan Daddy dan momy nya, ia ingin merasakan pelukan momy nya, dan kasih sayang Daddy nya lagi seperti dulu.
HAY GUYSSSS
MAKASIH UDH MAU BACA AND JANGAN LUPA VOTE ♥️
YOU ARE READING
You are mine {AouBoom} END✓
Romance"Aku tidak pernah bermimpi bertemu dengan lelaki brengsek seperti mu!" -Boom "bukan kah seorang brengsek cocok dengan lelaki nakal seperti mu hm?!" -Aou __________________________________ Hai guys! Aku kembali dengan cerita Baru! ‼️ warning! ‼️ c...
