We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

XAVIER - A special vacation

16 1 0
                                        

BAB I
TUGAS MUSIM PANAS FRANK

"Tulislah sebuah essai dengan tema 'Ketika aku sudah besar, Aku ingin menjadi..' untuk memahami jenis pekerjaan yang ingin kamu lakukan di masa depan..."

Setelah membaca tugas untuk liburan musim panas milik putranya, Ulysses bertanya, "Apa cita-citamu kalau sudah besar nanti, Frankie?"

Mata Frank, sang bocah yang masih berumur tujuh tahun itu berbinar.

"Aku ingin menjadi Deepspace Hunter!" Dia melompat-lompat. "Aku akan mengalahkan wanderers seperti ini! Swish, swish, swish, swish! Deepspace hunter mereka sangat hebat!"

Ulysses tampak sedikit terkejut melihat frank yang begitu bersemangat. "Kamu serius?" Ulysses memastikan.

"Aku serius!" jawab frank lagi.

Sambil tersenyum, Ulysses menarik putranya ke pangkuannya.

"Ayah punya teman yang merupakan Deepspace hunter. Dan juga dia adalah hunter yang paling hebat dari hunter lainnya, Apa kamu mau ke tempatnya? kamu mungkin bisa memintanya untuk mengajari kamu cara menjadi hebat seperti dia?"

Hunter yang lebih hebat dari hunter lainnya? hunter macam apa itu? Para Hunter dalam kartun saja sudah sangat keren bagi Frank. Mereka mengenakan pakaian mengkilap dan juga senjata kuat. Mereka bepergian ke setiap sudut kota, terbang melintasi langit dan dapat berlari di dinding, satu gerakan dari mereka saja cukup untuk membuat seluruh dunia takjub!

Jika ada Hunter yang lebih hebat dari para hunter itu, Berarti dia begitu keren dong?

Frank tampak terkesima, merasa sedikit tidak percaya bahwa ayahnya mempunyai teman yang sangat hebat, dan di dalam benak frank sekarang hanya ada keinginan untuk bertemu dengan teman ayahnya itu,

"Frank ingin pergi ke tempatnya!"

______

"Nah, sudah sampai" Ulysses menghentikan langkahnya tepat di depan pintu rumah seseorang.

'cklek'

Frank memperhatikan saat pintu terbuka. seketika ia dipenuhi dengan rasa putus asa dan tidak puas.

Lalu, bocah itu tertegun.

Pria yang membuka pintu mengenakan sepasang sandal putih dan celana piyama biasa. Tidak ada pakaian emas mengkilap. Gaya berpakaian yang sama sekali tidak trendy. Dia mengenakan pakaian biasa, dan ada topeng tidur miring diatas kepalanya dengan hiasan bintang-bintang. Pria itu masih terlihat sedikit lelah setelah menguap.

Orang ini... adalah Deepspace Hunter?

Pria yang membuka pintu itu berbicara dengan Ulysses, dan Frank tidak terlalu memerhatikannya. Frank dapat melihat tanda tanya di wajah pria itu. Tanda itu berubah menjadi tanda seru dan kemudian tanda elips (...). Setelahnya, pria itu berlutut dan menatap mata Frank.

"Halo, namaku Xavier."

Suaranya... Sepertinya dia tidak akan berteriak dan mengucapkan kata-kata yang menarik. -pikir Frank.

Anecdotes : Love and Deepspace Stories to obsess over. Discover now