1. Sejarah Ruang AL-I

17 4 0
                                        

Sejarah Ruang AL-I 

Ruang Al-Istiqomah merupakan tempat belajar dengan jenis materi keagamaan. Menyatukan, mewadahi, serta membangunkan rumah persatuan dari kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di RT 01 RW 02, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Bersama Bapak Jeman sebagai penasihat dan Bapak Soiran sebagai pengasuh. 

Ruang AL-I memiliki empat program. Di antaranya:  TPA, Diniyah, Lawang Sae, dan Jama’ah. 

Dikutip dari instagram @istiqomah.ok, 
Program TPA memiliki 3 kelas (Kelas 1, Kelas 2, dan Kelas 3). TPA Al-Istiqomah berdiri pada tahun 2005, didirikan dan diasuh oleh Bapak Soiran/Muhammad Tohiron. Beliau ketika pulang dari pesantren  pada tahun 1999, mencoba menjalankan usaha di bidang perdagangan.  Asal usul TPA Al-Istiqomah bermula dari tanah perdagangan sembako milik Bapak Soiran yang beliau revolusikan  menjadi mushola kemudian terbentuklah TPA Al-Istiqomah. 

Program Diniyah berdiri pada tahun 2021, memiliki satu kelas (Kelas Indurasmi). Diniyah Al-Istiqomah menjadi lanjutan tingkatan kelas bagi anak-anak TPA Al-Istiqomah sebagai wadah untuk memahami kaidah-kaidah dalam membaca Al-Qur’an dan memahami secara lebih detail perihal adab-adab dalam aturan agama. 

Program Lawang Sae berdiri pada tahun 2024, memiliki 2 kelas (Kelas Biru Sahaja dan Sangu Putih). Ini merupakan kelas umum, bebas usia. Alumni TPA dan Diniyah AL-I dianjurkan mengikuti program tersebut. Bagi yang berhalangan hadir, kelas disediakan juga secara online. Perbedaan Kelas Biru Sahaja dan Kelas Sangu Putih terletak pada jenis pemilihan materi. Kelas Biru Sahaja materinya ditentukan dari pendidik, sedangkan Kelas Sangu Putih boleh request kepada pendidik terkait materi yang diinginkan.

Jama’ah Al-Istiqomah berdiri sebelum tahun dua ribuan, memiliki 4 kelas (Jama'ah Yaasin Putri Al-I, Jama'ah Yaasin Putra AL-I, Habsyi AL-I, dan Kegiatan NU). Diawali dengan pembentukan Jama’ah Yaasin Tahlil Putra kemudian pada tahun 2005 disusul berdirinya Jama’ah Yaasin Putri. Habsyi Al-Istiqomah berdiri pada tahun 2019 dan Kegiatan Nahdlatul Ulama’  lebih aktifnya berkembang pada tahun 2017. 

Pada periode pembelajaran 2024-2026, Ruang Al-Istiqomah memiliki 8 pendidik. Berikut profil  pendidik Ruang Al-I.

-Soiran/Muhammad Tohiron
(Pernah nyantri di Pondok Pesantren Daarunnajaa, Ngrukem Mlarak Ponorogo)

-Umi Saroh 
(Pernah nyantri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Seblak Njombang)

-Latifah Nur Qomariah Azizah
(Pernah nyantri di Pondok Pesantren  Chasanul Huda Al-Falah,  Grogol  Sawoo Ponorogo dan Qomarul Hidayah, Nggondang Tugu Trenggalek) 

-Yuni Mistika Sari 
(Pernah nyantri di Pondok Pesantren Chasanul Huda Al-Falah, Grogol Sawoo Ponorogo) 

-Nurmiati 
(Pernah nyantri di Pondok Pesantren Walisongo, Ngabar Siman Ponorogo)

-Rania Khoirun Nisa’ 
(Pernah belajar Habsyi khusus bersama pelatih legendaris dari Temon Sawoo Ponorogo) 

-Rizky Faiz Al-Rosyid
(Pernah belajar Habsyi bersama Pelatih legendaris dari Temon Sawoo Ponorogo dan Pesantren Qothrul Falah, Grogol Sawoo Ponorogo) 

-Idzam Kholid Rifa’i 
(Pernah nyantri di Pesantren Qothrul Falah, Grogol Sawoo Ponorogo)

Visi: Cikal merujuk bekal 
Misi: Ada rumah pada setiap hal kecil maupun besar. Belajar bersama untuk aman dalam ridho-Nya. 

Artikel tanggal: 31 Agustus 2025
Penulis: Azizah Bounty

ArtikelanaWhere stories live. Discover now