prolog

169 16 0
                                        

~read the story while listening to Ateez songs to make it more exciting🧏🏻‍♀️, so happy reading guys ~










Jung Wooyoung, seorang mafia kelas atas yang memiliki sifat yang bertolak belakang dengan mafia-mafia lain, ya dia memiliki sifat yang tengil, anaknya memang ga bisa diem, wajib ganggu sana sini biar dia seneng, korban nya yaitu adek nya sendiri Jung Jongho, ia memiliki tiga saudara, yaitu Jung Seonghwa, Jung Mingi, dan anak terakhir yaitu adeknya Jung Jongho.

mereka berempat memiliki sifat yang benar benar bertolak belakang dengan para mafia, mereka memiliki sikap yang seperti manusia pada umumnya, yang biasanya mafia itu mempunyai sikap yang kejam, dan sombong, namun mereka tidak. mereka sangat ramah pada semua orang bahkan mereka sangat sering menolong orang orang yang membutuhkan, mafia yang satu ini sangat baik di contoh ya teman teman:)

namun mereka sangat tidak suka dengan ayah mereka, mengapa demikian? ayah mereka suka sekali menekan dan menyuruh mereka untuk memusnahkan musuh nya, padahal kan itu urusan ayahnya, mengapa harus mereka yang susah payah untuk mengurus semuanya? dasar pak tua tidak tau di untung.



"Jung Wooyoung!! saya hanya memerintahkan kamu untuk bertemu dengan Mr. John Kim Tasia, mengapa kamu membantah saya hah!? " ucap sang ayah yang sangat marah kepada wooyoung, ia hanya memutar bola mata nya malas lalu menjawab "hubungannya dengan aku apa yah? ayah kan bisa ngurus sendiri, kenapa harus aku? menyusahkan saja" jawabnya dengan ketus, ayahnya sekarang benar benar marah pada anak ini, ayahnya berdiri lalu menampar pipi mulus wooyoung, ia kaget mengapa ayahnya menampar dia? tak pernah terbesit di pikirannya seorang ayah berani dan tega menampar anak nya hanya karena masalah ini, padahal bukannya ia bisa mengurus itu sendiri? aneh sekali.

"anak kurang ajar kamu, saya hanya menyuruh mu karena saya sedang berhalangan untuk menemuinya, mengapa kamu tidak pernah mau mengikuti perintah saya hah!? " ucap ayahnya sambil menggebrak meja yang ada di hadapannya, wooyoung diam iya dia diam, memikirkan bagaimana caranya agar dia tidak di suruh lagi oleh ayahnya ini, benci wooyoung benar benar benci dengan pak tua di hadapannya ini, ingin rasanya ia memukul balik tapi ia tidak ingin menjadi anak durhaka sebab dia anak yang baik hati katanya padahal nyatanya lebih jahanam dari itu.

"mengapa kamu hanya diam saja? kamu sudah menyetujui apa yang saya suruh? " tanya ayahnya yang melihat anaknya hanya diam saja di saat ia mengucapkan kata kata nya lagi, wooyoung terkekeh miris, mengapa pak tua di depannya ini sangat kepedean sekali, padahal jauh di dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia sangat tidak menyetujui apa yang disuruh oleh ayahnya, namun.. "baiklah, aku setuju tapi dengan satu syarat" ucapnya sambil menyeringai kecil, ayahnya hanya mengangguk lalu ia mengucapkan syarat nya agar dia melakukan tindakan yang ayahnya suruh



"beri aku bodyguard baru"













































oke prolognya segitu aja guys, sorry ya pendek, okay, next let's go to the first chapter, happy reading guys👻😼

bodyguard | woosanStories to obsess over. Discover now