Disclaimer = cerita ini 100% fiksi tanpa ada hal hal yang berhubungan dengan dunia nyata, cerita ini terinspirasi dari drama ultimate note, boyslove ( jadi yang merasa homophobic dilarang baca ini ya ).
Beneath the Shadows
Di sudut sebuah pasar barang antik di Beijing, Zhen Yu mengamati tumpukan buku-buku tua yang berdebu. Tangannya berhenti pada satu jurnal yang sudah tua dengan hiasan semacam mata. Pedagang di depannya-seorang pria tua dengan kacamata bulat dan jari-jari yang berkerut-tersenyum tipis saat melihat Zhen Yu tertarik.
"Kamu punya mata yang bagus," katanya dalam Mandarin yang agak berat. "Buku itu tidak untuk semua orang."
Zhen Yu mengangkat alis. "Kenapa?"
Pedagang itu terkekeh, lalu mencondongkan tubuhnya. "Karena orang terakhir yang memilikinya... menghilang."
Darah Zhen Yu berdesir, tapi ia berusaha tetap tenang. Sebagai mahasiswa arkeologi yang selalu haus akan misteri, hal ini justru semakin membuatnya tertarik. Ia mengeluarkan beberapa lembar uang tanpa banyak bertanya. Pedagang itu menerima pembayaran dengan seringai samar, seolah tahu sesuatu yang tidak Zhen Yu ketahui.
Saat ia berjalan menjauh dari kios itu, ada perasaan aneh yang menggelitik di tengkuknya-seperti sedang diawasi.
---
Duduk di kamarnya di sebuah apartemen kecil di distrik Dongcheng, Zhen Yu membolak-balik halaman jurnal tersebut. Tulisan tangan yang mulai memudar berisi sketsa reruntuhan kuno, peta kasar, dan catatan dalam bahasa yang berbeda-beda-Mandarin klasik, aksara Tibet, dan sedikit Latin.
Satu kata yang tertulis berulang kali menarik perhatiannya.
"Makam Raja Malam."
Zhen Yu mengerutkan kening. Ini bukan nama yang pernah ia dengar dalam sejarah China. Jika jurnal ini benar, maka ada makam yang tidak tercatat dalam catatan resmi-dan seseorang sudah cukup putus asa mencarinya sampai menulis petunjuk dalam buku ini.
Bisa jadi ini hanya jurnal seorang penjelajah yang terobsesi dengan legenda... atau ada sesuatu yang lebih besar tersembunyi di dalamnya.
---
Dua hari kemudian, di sebuah kafe kecil dekat Danau Houhai, Zhen Yu duduk dengan gelisah, menunggu seseorang. Ia telah mengunggah sebagian isi jurnal ke forum arkeologi daring, berharap seseorang bisa membantunya menerjemahkan bagian yang sulit. Salah satu pengguna forum bernama "Lang" merespons dan setuju untuk bertemu langsung.
Bel pintu berbunyi, dan seorang pria masuk. Rambut hitamnya agak berantakan, matanya tajam dan penuh kewaspadaan. Jaket kulit hitam yang dipakainya memberi kesan seseorang yang lebih terbiasa hidup di jalanan daripada di ruang kelas.
Zhen Yu baru saja akan berdiri ketika pria itu berjalan langsung ke arahnya dan melemparkan selembar kertas ke meja.
"Kamu dapat jurnal itu dari mana?"
Zhen Yu melirik kertas itu-salinan halaman jurnal yang ia unggah ke forum.
"Dari pedagang barang antik di pasar. Kenapa?"
Pria itu menarik kursi dan duduk di depannya. Suaranya rendah dan nyaris berbisik.
"Karena ada orang-orang yang mau membunuh demi jurnal itu."
Jantung Zhen Yu berdegup lebih kencang.
"Siapa kamu?" tanyanya hati-hati.
Pria itu menatapnya tajam sebelum akhirnya menjawab.
"Zhao Yan. Dan kalau kamu masih ingin hidup, mulai sekarang, kamu ikut denganku."
YOU ARE READING
Beneath the Shadows
AdventureZhen Yu, seorang mahasiswa arkeologi yang cerdas tapi sedikit ceroboh, menemukan jurnal tua yang berisi petunjuk tentang sebuah peradaban kuno yang menghilang tanpa jejak. Dalam usahanya mengungkap rahasia ini, dia tanpa sengaja menarik perhatian Zh...
