Prolog 🍃

24 3 0
                                        

Selamat membaca 🍜

Terlihat di sebuah taman panti asuhan, ada dua gadis kecil berusia 5 tahun sedang berbicara.

"Kamu beneran akan pergi? Di adopsi sama mereka?"

Kata gadis kecil berambut putih, sambil menunjuk dua orang paruh baya yang sedang berbicara pada suster Panti asuhan

"Ya kata ibu panti aku akan diadopsi oleh mereka."

Kata gadis berambut (h/c). Gadis berambut putih itu mengangguk mengerti

"Ya... Jadi kita akan pisah dong? Tapi tidak apa-apa, dan aku harap keluarga yang mengadopsi mu baik padamu." Kata gadis berambut putih

"Yap dan aku harap kau juga mendapatkan kaluarga yang baik padamu suatu hari nanti." Kata gadis berambut (h/c)

Gadis berambut putih itu cuman tersenyum penuh arti dan dia itu memeluk gadis berambut (h/c), sahabatnya sejak mereka masuk ke panti asuhan ini

"Aku harap saat kau di adopsi oleh mereka kau tidak akan melupakan ku, dan selamat tinggal (Y/n)"

Tak lama dari mereka yang selesai dengan pembicaraan manis mereka, datanglah orang yang ingin mengadopsi (y/n)

(Y/n) Pun pergi bersama keluarga barunya sambil membawa barang-barang milik nya. Tak lupa (Y/n) mengucapkan salam perpisahan pada sahabat nya yaitu gadis berambut putih.

















































Saat (y/n) pergi dan tersisa cuman gadis kecil berambut putih itu di dalam ruangan kosong sendirian. Tak lama ada 2 pria berumur 30 lebih berjas hitam datang menghampiri gadis berambut putih itu.

"Apakah anda yakin melepaskan gadis itu nyonya?"

Kata dia pria itu secara bersamaan, gadis berambut putih yang di panggil nyonya oleh mereka cuman tersenyum miring.

"Biarkanlah dia pergi bersama keluarga barunya, lagian kelinci kecil ku juga membutuhkan kebahagiaan keluarga bukan."

Dua pria itu cuman mengangguk dan sedikit membungkuk hormat pada gadis itu

"Baik nyonya Jenzu..."


































































































Halo-halo bagaimana dengan book ini?

Maaf kalau Author g lanjutin book sebelah soalnya author lagi agak sibuk.

Sebelum author jelasin, kalian bisa memanggil nama Author itu "Sisca" ok!!!

Dan kenapa Sisca bisa buat book ini? Padahal Sisca lagi sibuk!? Itu Karena Sisca mendapatkan ide book ini dari temen Sisca dan sebelum ide itu hilang dari kepala Sisca, Sisca langsung aja buat (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠)

Ok gitu aja sampai bertemu di bab berikutnya(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)

The Brother & Reader [slow update!!]Where stories live. Discover now