0 Prolog

1.7K 58 6
                                        

Hidupku yang tenang harus dibuat bising oleh satu makhluk yang entah dari mana asalnya ini. Datang tiba-tiba dengan semua tingkah ajaibnya, merusak segala aturan yang kubuat.

Sebenarnya siapa dia? Kenapa harus tinggal di sini? Aku gak tahan sama mulut berisiknya itu. Apalagi sama sifat malasnya yang sudah akut sampe gak ketolong itu.

Sampe kapan?

Aku hanya ingin ketenangan seperti dulu. Sebelum dia menginjakkan kaki di rumah ini.

(Xavier Kartawinata)

*****

"Dasar gak berprikemanusiaan! Dia pikir dia siapa? Jangan mentang-mentang punya jabatan dan dielu-elukan orang sekampung, dia jadi semena-mena. Dasar orang sombong. Padahal ibu sama adeknya baik banget."

"Ganteng sih, tapi kelakuannya begitu. Ogah ah punya pasangan kayak gitu. Bukan bahagia yang ada makan hati tiap hari. Kalo bukan karena ibunya yang minta gue juga gak mau tinggal di sini."

"Sabar Ziel sabar ... cuma sebulan. Gak bakal kerasa kok. Entar lu ngedap ngedip tau-tau udah sebulan. Gak usah peduliin si Lurah gak penting itu."

(Aziel Saguna)

*****

Hai ... hai ....

Selamat datang di cerita baruku. Makasih buat yang selalu exited nungguin aku up ceritaku.

Seperti biasa cerita ini cuma fiktif ya gesya. Cerita ini berasal dari pikiran author sendiri. Nama, lokasi, atau alur yang sama murni tanpa disengaja. Apalagi alur-alur pasaran begini 😌 yang katanya gak layak buat di publish.

Jangan terlalu dianggap serius cerita ini ya. Namanya juga fiktif, pasti penuh sama karangan dan khayalan gak masuk akal. Semau-maunya author mau digimanain.

Bagi yang suka dan udah ngedukung, author berterima kasih banyak buat kalian semua.

Jadi kalo yang GAK SUKA boleh di SKIP aja. Gak usah capek-capek ngehate sana sini.

So ... nikmati cerita ini seenjoy mungkin ya gaes ya 🥰🥰

Jodohku, Lukaku (YIZHAN / END PDF)Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora