selamat membaca.!
seorang gadis cantik dengan rambut yang digerai, tengah berjalan cepat menuju ruangannya. hari ini pasiennya sudah berjajar menunggu untuk diperiksa namun karna satu hal pagi ini ia terlambat datang.
jas dokternya yang dikenakannya, membuat kadar kecantikannya mengguar sehingga banyak orang yang menatapnya. sapaan demi sapaan ia dapatkan, pasien, suster, dan juga dokter lainya yang di balas dengan senyuman ramah.
karna terburu buru dia tidak melihat lantai yang sedang dipijak basah karna baru di pel.
brukk....
ia terjatuh, duduk dilantai dengan keadaan kacau sambil menutup mata namun sampai beberapa detik ia tidak merasakan apaun pada tubuhnya. dia membuka matanya dan melihat seorang perempuan cantik yang bermata coklat,dan bulumata yang lentik tengah menyangga tubuhnya agar tidak terjatuh.
'' ahh terimakasih sudah menolong saya," ujarnya tak enak hati.
"sama sama bu_"
''panggil saja saya lingling'' ujarnya memperkenalkan diri.
'' enggak enak saya, pagil bu dokter saja yaa."ujar perempuan yg menolongnya,.
'' ahh baiklah terserah__"
'' orm bu dokter! saya office girl baru disini" ujar orm memperkenalkan diri
''ouhh iya orm , sekali lagi terimakasih, saya permisi dulu, saya sudah terlambat," pamit lingling dengan tersenyum ramah
'' ok bu dokter, hati hati yaa! karna saya tidak berada disamping bu dokter dikala ibu terjatuh kembali, heheh" canda orm sambil terkekeh.
''kamu ini bisa saja"kekeh lingling
orm tersenyum tipis menatap kepergian lingling yang hendak hilang di lorong rumah sakit.
****
lingling sudah sampai di ruangannya dia sudah meliat banyak ibu ibu yang sudah menganteri dan membawa anaknya untuk di periksa.
lingling menyapa dengan tersenyum
''maaf menuggu lama sudah mendapat nomer anterianya,?" tanya lingling
"sudah bu dokter" balas mereka sambil tersenyum.
'' baiklah, nati saya periksa, saya masuk dulu, mari.." pamitnya sopan yang di angguki para pasienya.
'' dao sekarang kamu bisa pangilkan pasienya sesuai dengan urutan yaa."ujar lingling pada asistennya
"baik dokter" jawab dao
seteh itu para pasien mulai di periksa dengan keluhan yang berbeda beda.
''apa keluhanya bu?" tanya lingling
"anak saya demam dokter, tidak mau makan dan terus menangis, " keluh ibu pasien sambil mengelus kepala anaknya.
ling mulai memeriksa pasien mulai dari detak jantung hingga semuanya selasai . lingling duduk kembali di kursinya dan mulai mencatat resep.
'' ini diminun 3x yah bu, saya menyarankan sirup agar lebih mudah dikonsumsi, usahakan sebelum anak ibu minum obat perut anak ibu terisi, kalo demamnya udh turun obatnya jangan di minum lagi ya bu," jelas lingling
ibu pasien mengambil resep obat yang di sodarkan oleh lingling, dan mengucapkan terimakasih. kemudian pemeriksaan berlanjut hingga pasien terperiksa semua. setelah semuanya selesai lingling pergi untuk istirahat untuk makan siang di kantin rumah sakit.
