Just a Temporary Nightmare🌙; Part l

265 23 0
                                        


Tring~!!

Lonceng yang tergantung di atas bingkai pintu berdering, pertanda seseorang mendorong daun pintu toko.

Salah satu staff yang berada disana pun segera menyambut pelanggan yang datang dengan senyuman ramah di wajahnya,

"Selamat datang, Tuan. Ada yang bisa kami bantu?"

Sang pelanggan, yang dilihat dari posturnya, jelas adalah seorang pria, mengenakan hoodie hitam yang menutupi sebagian tubuhnya dari pinggul keatas hingga kepala.

*Jujur saja itu terlihat sedikit mencurigakan....

"Aku ingin menjemput pesanan atas nama Cale Henituse"

Staff itu tersentak kecil saat pelanggan itu menjawabnya,

"Oh-! Baik, mohon tunggu sebentar, Tuan. Dan sembari menunggu, silahkan duduk dulu"

Pelanggan itu mengangguk sebagai tanggapan. Ia kemudian duduk di salah satu kursi dan mengeluarkan ponsel dari saku celananya, lalu mulai mengetik sesuatu seperti sedang bertukar pesan dengan seseorang.





Setelah pesan ke sekian, kali ini balasannya datang agak lambat.

Tidak lama ia menunggu, notifikasi singkat berbunyi menandakan ada pesan baru yang masuk.

Pesannya sudah dibalas.

Tapi ekspresi wajah pemuda itu berubah kaku dengan sedikit kerutan di dahinya.

Itu bertepatan dengan pesanannya yang juga selesai di kemas dan staff kembali menghampirinya,

"Permisi tuan, pesanan anda-"

"Haahh... Ini benar-benar akan membuatku gila...."

"..."

Karyawan yang mengantar pesanan itu terdiam membeku di tempat.

Bukan karena kalimatnya, tapi.....

Karena penampilannya!!!

Pelanggan itu tiba-tiba bergumam sambil menyisir acak rambutnya ke belakang menggunakan jari hingga tudung hoodie-nya terlepas dan menampakkan warna kuning keemasan yang cerah pada rambutnya.

'Itu mengingatkanku pada warna lemon...'

Serta memperjelas tampilan wajah tampan dan mata birunya yang sedari tadi tertutup oleh poni.

Merasakan suasana sekitar yang mulai hening, pelanggan itu menoleh, mendapati staff toko yang pertama kali di temuinya tadi menggenggam paper bag pesanan dengan ekspresi kosong.

"Maaf..... Apa itu pesananku??"

Staff itu segera tersadar dari lamunannya (lagi),

"Ah, iya... Ini pesanan anda. Pesanan atas nama Cale Henituse, pudding cokelat dan cookies, totalnya adalah ₩25.000, Tuan"

"Baik, terima kasih..."

"Terima kasih kembali, semoga hari anda menyenangkan, Tuan"

Staff toko itu sedikit membungkuk untuk mempersilahkan sang pelanggan untuk keluar sebelum masuk kembali.






.
.
.
.
.















Si pelanggan, Alberu

something Where stories live. Discover now