Hari senin, dimana semua insan manusia kembali beraktivitas dari hari minggu yang singkat. Cuaca akhir akhir ini sangat mendung dan dingin, tetapi tidak membuat sebuah kelas disuatu sekolah menghentikan kegiatannya membuat video untuk lomba video kreatif yang bertemakan hari guru tersebut.
Banyak nya video telah diambil untuk membuat video yang bagus dan demi memenangkan lomba tersebut, namun yang tidak banyak orang tau. Di tangga dimana kisah dua anak sekolah dimulai sejak hari itu.
Tristan seorang kristen protestan dan Cahya seorang muslim merupakan siswa dari kelas IX. D yang merupakan teman sebangku juga atas perintah wali kelas mereka, Tristan sosok lelaki yang jahil dan menyebalkan dikelas dan Cahya sosok perempuan cantik yang terkadang tenang, kadang emosian. Hari itu saat mereka membuat video, Cahya bersama dengan Mecca teman akrab nya mengobrol dengan seru sesaat sebelum pengambilan video dimulai, tidak menyadari bahwa dibelakang nya ada teman sebangku nya yang jahil dan suka mengganggu nya itu, namun tetiba suasana disana lumayan diam dan hening hingga Tristan tiba-tiba berkata "ya, foto yuk berdua" Cahya menerima ajakan tersebut dan mulai berfoto berdua dalam mode selfie, tidak menyadari bahwa Mecca telah menatap mereka dengan curiga dan menelisik kejadian apa yang baru saja terjadi didepan matanya.
Cahya hanya berkata "apaan deh, cuma temen kok" tentu Mecca tidak percaya dan hanya meng iya kan perkataan temannya itu. Beberapa menit sudah berlalu dan sekarang seluruh siswa kelas IX. D sudah berada didalam kelas untuk mengambil video perorangan, sesaat setelah pengambilan video berakhir dan saat nya pulang, Tristan datang kepada Cahya untuk mengajak nya foto kembali, dan lagi Cahya menerima ajakan itu dan mereka selfie berdua. Mecca dan teman kelas yang lain hanya memandangi mereka dengan senyuman dan tatapan curiga meminta penjelasan, saat mereka selesai berfoto Tristan berkata "foto nanti kirim di WA pribadi aja ya" Cahya hanya meng iya kan ucapan tersebut.
Waktu berlalu sejak kejadian foto berdua mereka, mereka terlihat dan menjadi semakin dekat, Tristan yang mulai sering mengirim pesan kepada Cahya seperti 'Cahya lagi apa?' dan bertanya hal-hal tidak penting. Sejak saat itu juga, teman-teman nya Cahya mulai sering mengganggu mereka, sering membuat mereka bersama juga.
YOU ARE READING
Kita yang beda
RomanceTristan, seorang Kristen Protestan, dan Cahya, seorang Muslim, bertemu karena ada nya takdir yang membawa. Mereka berdua memiliki latar belakang yang berbeda, namun pertemanan mereka berkembang menjadi cinta. Konon katanya cinta datang karena terbia...
