1.

89 14 4
                                        

2 tahun lalu.

Shim Jaeyun menatap langit-langit kamarnya yang gelap, matanya kosong, pikirannya penuh.

Selama ini, ia merasa bahwa hidupnya berjalan sesuai rencana. Ia membangun perusahaannya sendiri, meraih kesuksesan di usia muda, dan membuktikan kepada dunia bahwa ia bisa berdiri tanpa bayang-bayang keluarganya.

Namun, semua itu terasa tidak ada artinya sekarang.

Perusahaan keluarganya, yang selama ini menjadi kebanggaan ayah dan ibunya, berada di ambang kehancuran.

Hutang menumpuk, para investor menarik diri, dan nama baik keluarganya hampir hancur di mata masyarakat.

Jaeyun telah memberikan semua yang ia punya untuk membantu, tetapi bahkan itu tidak cukup.

Ia menghela napas panjang. Suara langkah kaki terdengar mendekat. Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka pelan.  "Jaeyun, kau sibuk?" tanya ayahnya.

“Tidak, Ayah. Ada apa?”

Ayahnya ragu-ragu sebelum akhirnya angkat bicara. “Kami... kami telah menemukan solusi untuk menyelamatkan perusahaan.”

Jaeyun mengangkat alis. “Benarkah? Itu kabar baik. Siapa investornya?”

“Lee Corporation. Mereka bersedia melunasi semua hutang kita dan membantu perusahaan bangkit kembali.”

Nama itu membuat Jaeyun terdiam.

Lee Corp. adalah salah satu perusahaan terbesar di negeri ini, dipimpin oleh keluarga Lee yang terkenal kaya dan berkuasa.

Namun, sebelum ia sempat merasa lega, ayahnya melanjutkan. “Tapi ada satu syarat.”

Hati Jaeyun berdegup kencang.

“Syarat apa?”

Ayahnya terdiam, menundukkan kepala seolah mencari keberanian untuk bicara. “Kau harus menikah dengan Lee Heeseung, anak tunggal mereka.”

Seolah-olah udara di ruangan itu menghilang. Jaeyun menatap ayahnya dengan mata melebar.

“Apa? Ayah, kau bercanda, kan?”

“Jaeyun, ayah tahu ini berat. Tapi ini satu-satunya cara. Lee Heeseung tidak akan menikah dengan orang lain, dan keluarganya bersedia membantu kita jika kau bersedia menikah dengannya.”

Jaeyun tertawa kecil. “Jadi, aku harus mengorbankan hidupku untuk menyelamatkan perusahaan ini?”

“Ini bukan hanya tentang perusahaan. Ini tentang keluarga kita, martabat kita. Kau tahu apa yang akan terjadi jika perusahaan ini bangkrut? Kita akan kehilangan segalanya.”

Kata-kata ayahnya menggema di kepalanya. Jaeyun tahu apa arti keluarga bagi ayahnya.

Perusahaan itu bukan hanya bisnis, itu adalah warisan keluarga, hasil kerja keras bertahun-tahun.

Tapi menikah dengan seseorang yang bahkan tidak ia kenal?

“Heeseung tidak seburuk itu,” tambah ayahnya, mencoba meyakinkan. “Dia mungkin keras, tapi dia pria yang bertanggung jawab. Kau hanya perlu memberinya waktu.”

Jaeyun menggeleng pelan. “Ini gila, Ayah. Aku baru 22 tahun. Aku bahkan belum memikirkan soal pernikahan.”

“Ayah tahu. Tapi kau anak kami satu-satunya, dan hanya kau yang bisa menyelamatkan keluarga ini.”

Malam itu, Jaeyun tidak bisa tidur. Pikirannya terus memutar percakapan dengan ayahnya.

Ia merasa terjebak, seperti pion di atas papan catur yang tidak punya pilihan selain mengikuti perintah.

Hai finito le parti pubblicate.

⏰ Ultimo aggiornamento: Dec 22, 2024 ⏰

Aggiungi questa storia alla tua Biblioteca per ricevere una notifica quando verrà pubblicata la prossima parte!

Light Of My Life | SungjakeLa tua prossima ossessione. Scoprilo ora