1

419 23 1
                                        

hujan amat deras mengguyur jalan yang
sepi .phuwin memeluk tas nya dengan erat tas itu berisi buku buku pelajaran penting ia harus melindungi tas nya dari hujan .suara gemuruh petir yang membuat phuwin terkejut di telinga dan dadanya namun diantara suara hujan dan petir ,ia sedikit mendengar suara tangisan kecil

suara apa itu?gumam phuwin sambil melihat kanan dan kiri

di dalam kotak yang sangat besar, tertutup selimut lusuh ada bayi lucu yang menangis dan menggigil karena kedinginan .bayi itu menatap ke wajah phuwin, seolah"ia memohon pertolongan serta perlindungan

phuwin menatap bayi itu lama , tangannya sekarang mulai bergetar .

aku harus bagaimana?kalau aku tinggalin bisa bisa..."suara pikiran phuwin mulai berperang

tapi tangisan bayi itu semakin keras ,phuwin memaksa mengambil keputusan .

aku ngg bisa biarin kamu sendirian...

perlahan ia mengangkat bayi itu, memeluk nya erat-erat walaupun pakainya sudah basah kuyup.

phuwin tinggal di pinggiran kota bersama ayah nya.ibunya sibuk bekerja di luar kota, hidup nya sangat lah sederhana dan penuh keterbatasan tapi phuwin harus menjadi anak yang kuat.

ayah aku nemu bayi di jalan!.phuwin berkata dengan napas yang terengah

bayi?. ayah dinya terbelak kaget

astaga phuwin kamu enggak lagi bercanda kan?

-
-
-
-
skip

di sekolah teman teman phuwin mulai berbisik .

kalian tau nggk ?phuwin semalam bawa bayi ke rumah nya!

jangan jangan itu anaknya?!

Phuwin hanya bisa menunduk tidak mau menanggapi ,ia tahu ada yang aneh dengan bayi ini seperti teka teki yang menunggu untuk diungkapkan atau di pecah kan

segitu dulu ya.....💕

kita lanjut bab selanjutnya....

Guard Without a Plan Where stories live. Discover now