-Anya belum Keluar Negeri
-Alana Dan Anya Satu Kelas
-Mereka Masih Kelas X
-Mereka Di Semester Ganjil
Hari itu adalah hari penerimaan rapor sekolah, dan seperti biasanya peringkat tertinggi akan diumumkan, dan tebak siapa peringkat tertinggi Semester ini...
"Anya Nikiturnal!! Mencapai peringkat pertama! beri tepuk tangan yang meriah untuk murid jenius ini" Ujar Kepala Sekolah,
Seluruh Murid-pun bertepuk tangan dengan meriah, dan penghargaan pun diberikan kepada murid yang mendapat peringkat 1,2,3 dan Kepala Sekolah menyampaikan sedikit pidato untuk para murid, dan setelahnya murid-murid di suruh untuk masuk kedalam kelasnya masing-masing.
Tapi ada satu anak perempuan yang terlihat dia sedang menyendiri dibangku taman, dia duduk dengan tenang sambil memegang erat sebuah kertas tebal yang ada di tangannya, sepertinya itu adalah sebuah Piagam penghargaan. Lalu dia pun menghembuskan nafas panjang dan dia pun berbicara dengan nada yang pelan dengan suara yang sedikit Serak, "Apa Ayah akan memarahi ku lagi? ya karena mendapatkan Peringkat 2" ucap anak itu, mukanya terlihat seperti tertekan dan ternyata itu adalah Alana seorang murid berprestasi disekolah. Dan dia mendapatkan peringkat 2 disekolahnya tapi bukannya keliatan senang dia malah mengeluh dengan nilai yang ia dapatkan.
Memang Alana yang terkenal sebagai anak yang dingin, tertutup dan keras kepala, tidak ada orang yang mengerti dirinya kecuali satu orang yang sangat dekat dengan mya, Klara dia adalah teman dekat Alan adari SMP sampai SMA sekarang. Mereka selalu kemana-mana berdua sudah seperti kakak dan adik, yang bahkan saking dekatnya mereka berdua membuat Alana merasa bahwa Klara lebih dekat dengan nya dibanding adik nya sendiri, Ya.. Alana adalah anak perempuan pertama dalam keluarganya dan dia mempunyai Adik laki-laki. Tapi sepertinya hubungan diantara keduanya sedikit tidak baik.
Alana yang merasa Kesal sekaligus sedih karena tidak bisa mendapatkan peringkat 1, diapun menendang sebuah batu kecil yang ada didekat tempat dia duduk, dan batu itupun terpental kearah kaki seseorang yaitu... "Anya!?" Ucap Alana dengan Panik, Anya yang sedang melihat bunga-bunga ditaman-pun berpaling melihat kearah Alana yang sedang duduk-pun lalu entah mengapa Anya mengambil batu yang ditendang Alana tadi, lalu dia berbalik dan hanya memberikan senyuman kearah Alana dan pergi meninggalkannya begitu saja, Alana yang kebingungan-pun bertanya-tanya didalam kepalanya Kenapa Anya... Bersikap seperti itu?
Belum sempat kebingungan nya terjawab tidak lama tiba-tiba datang benda keras dan tajam mengenai Kepala Alana "Aww!!" Spontan Alana berteriak, ternyata yang dilemparkan itu hanya sebuah batu kecil dan ketika Alana meraba kebagian dimana kepalanya terkena batu kecil itu dia terkejut, karena... Batu kecil itu dapat membuat luka dikepala Alana. Tiba-tiba ada cairan merah yang keluar dari luka dikepalanya Alana dan ternyata bagian tajam dari batu itu tidak sengaja mengenai kepala Alana, yang membuat Alana panik dan langsung berlari ke-UKS.
𝐃𝐢 𝐔𝐊𝐒
Sesampainya Alana di UKS diapun meminta petugas disana untuk mengobati lukanya, karena Alana kesulitan untuk mengobati dirinya sendiri karena lukanya berada di kepala yang dimana sulit dijangkaunya sendiri, setelah lukanya diobati tiba-tiba "Ting!" Ada notif pesan yang masuk ke Ponselnya dan setelah dibuka isi pesan tersebut tenyata pesan itu dari Klara.
[Isi Chat Mereka]
-Klara "Na, Lagi ada dimana? Aku nyariin kamu dari tadi..."
-Alana "Di UKS maaf udah bikin kamu Khawatir."
-Klara "Di UKS? Kamu sakit!?"
-Alana "Mending kamu datang kesini dan liat Sendiri deh.."
-Klara "Iya Aku kesana Sekarang!"
Tapi... Belum saja Klara datang tiba-tiba ada seseorang yang mendorong pelan pintu UKS layak seperti di Film-film horor
"Nyitt..." Suara dari pintu UKS yang didorong pelan dan ternyata.. Yang mendorong pintu itu... hanya Anya, Alana pun yang hanya melihat Anya langsung bernafas Lega,
"Ternyata itu Cuman Anya" Ucap Alana dengan tenang, Lalu Anya pun menghampiri Alana dan mengajak Alana Berbicara,
"Alana Senia Benarkan?" Usaha Anya untuk membuka pembicaraan
"Y-ya.. Kamu Anya Nikiturnal kan?"
YOU ARE READING
Ice Lavender
RandomCerita ini membahas Anya and Alana Story. Ini hanya cerita Karangan, tidak bermaksud merusak alur dari cerita asli BFB tapi hanya AU saja. Cerita ini berfokus antara Hubungan Alana Senia dan Anya Nikiturnal dimasa lalu dan dimasa sekarang.
