PROLOG

13 3 1
                                        


Di suatu tempat.....

Seorang agen bersenjata bersama pasukannya yang  sedang menyelinap  melewati lorong-lorong remang-remang karena lampu yang konslet,sambil menatap sekitarnya dengan waspada.
Dengan kacamata yang dapat melihat kegelapan dan deteksi panas, ia memasuki sebuah ruangan sambil mengangkat UZI Sub-Machine Gun milik-Nya karena melihat pergerakan dari sensor kacamata milik mereka.

"Angkat tangan anda Profesor Oscars! Anda di tahan atas tuduhan penelitian ilegal" kata sang agen yang memiliki kode nama Huntsman.

Profesor bernama Oscars meletakkan sebuah buku di atas meja dengan perlahan kemudian mengangkat tangannya dan berbalik ke arah para agen yang sedang mengepungnya.

Agen Huntsman memberikan kode kepada bawahannya untuk memborgol sang profesor yang terlihat tidak melawan.

Setelah di borgol dan ditahan sang agen pemimpin atau Huntsman menghampiri profesor Oscars dan memberikan beberapa pertanyaan dengan kewaspadaan belum ia turunkan.

"Profesor Oscars, kenapa anda melakukan penelitian ilegal ini? " tannya agen Huntsman menatap tajam dan dingin sang profesor.

Sang profesor menatap sang agen dan kemudian tertawa terbahak-bahak  mendengar pertanyaan yang menurutnya lucu.
Agen Huntsman mengangkat satu alisnya heran melihat kegilaan profesor tersebut.

"Dunia... Oh dunia. Semua orang miskin akan di perbudakan oleh orang kaya dan orang kaya akan menganggap mereka hebat, semua orang miskin yang terkena musibah hanya di olok-olok oleh mereka yang berkuasa dan di biarkan menderita, menurutmu apa itu adil? Kami berjuang di tempat kumuh untuk hidup dan mereka yang bekuasa hanya menikmati" kata profesor sambil menatap sang agen dengan senyum sinis.

"Aku ingin mereka merasakan hal yang sama dengan ku, karena mereka keluarga ku tiada! Karena mereka semua yang kumiliki telah pergi. Dan dengan penelitian ini kalian semua akan merasakan hal yang sama dengan ku dan kamu salah satunya Agen.." kata profesor Oscars, di ikuti lampu ruangan berkedip-kedip berwarna merah dan dengan  suara hitungan mundur kurang dari 10 menit.

Sang profesor tertawa terbahak-bahak entah kenapa dan mengatakan bannyak hal yang tidak masuk akal.

"AKU BENCI DUNIA INI DAN AKU INGIN KALIAN JUGA MERASAKAN APA YANG KURASAKAN" teriaknya yang membuat agen Huntsman memerintahkan pasukannya untuk mundur dan membawa tahanan mereka ke mobil.

Mereka berlari menyusuri lorong untuk keluarga dari gedung tempat mereka menyergap sang profesor dengan tergesa-gesa karena tempat itu bergetar.

"Bawa mas-" belum sempat menyelesaikan perintah-Nya untuk meminta para anggotanya membawa masuk sang profesor kedalam mobil, sebuah ledakan  besar  beserta gelombang ledak kuat melesat mengenai apa pun yang dia lewat yang membuat langit terbelah dan menjadi gelap membuat segalanya di sana tidak terlihat dikarenakan debu dan tanah berterbangan.

Terdengar beberapa suara raungan keras dari berbagai arah dan derap langkah berat dan besar bergema menjauhi tempat itu.

Para agen tidak selamat dalam ledakan besar yang seperti ledakan sebuah bom nuklir bersekala besar.
Agen huntsman tergeletak de bawah mobil yang menjepit kakinya, pakai pelindungnya banyak rusak dan luka yang ia alami cukup parah.

Samar-samar ia melihat tubuh profesor Oscars di bawa oleh sebuah tentakel panjang dan menghilang entah kemana.
Dengan kesadaran tersisa Agen huntsman melihat kilas balik kehidupannya dimana saat itu ia menggendong seorang bayi mungil dalam balutan selimut yang hangat.

Bayi cantik itu menagis keras dalam gendongannya yang mana membuat senyuman terukir di wajahnya.

"Bidadari kecilku Leonard, tumbuh kuatlah seperti namamu" katanya sambil mencium dahi mungil anaknya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 22, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Apocalypse MadeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang