Musuh.

3 0 0
                                        

Rei Angkara Aditama. seorang cowo yang dari kecil udah diajarin menjadi cowo yang gagah teguh dan perkasa oleh orang tuanya. dia sering dipanggil Rei.

dan kenalin ini namanya Klein Rama Jhonson. musuh nya Rei , di eps ini aku bakal ceritain gimana Rei sama Klein bisa musuhan.
oh ya guys mereka ini udah SMA kelas 1 mau naik 2 lah yaa.

_____

(10 tahun lalu) berarti mereka umur 7 tahun.

Klein yang suka nya me noel noel pipi Rei, membuat Rei sering menangis dan mengadu pada mamanya, karena sering nya Klein melakukan itu pada Rei , Rei pun malas berkawan dengan Klein.

gak cuma itu~

Rei biasanya bermain dengan anak yang lain, tapi saat datang Klein mereka langsung lebih mendekati Klein dan pergi bermain dengan Klein.

"huaaa, kembali kan teman Leiii haaa!"

itu.membuat.Rei.Geram.

Karena jujur saja memang lebih tampan Klein ketimbang Rei.

____

dan hal itu keterusan hingga sekarang , Padahal Rei terus terus an tabur pesona didepan banyak ciwi ciwi tapi yang dilirik tetap sama Klein, Klein sih cuma senyum- smirk seolah sombong.

kalo mereka di samain yah, sama sama ganteng cuma Klein nomer satu sementara Rei nomer 2, disekolah memang seperti itu.

"emang kampret tuh anak!"
ucap Rei pada Klein yang langsung pergi tanpa meninggalkan sepatah kata pun pada Rei.

*
*

"Sayanggg~"
ucap Seorang siswi dengan belahan dada besar dan juga bajunya sedikit ketat memanggil Rei.
Rei langsung tersenyum melihat siswi itu, ia adalah pacar Rei namanya Sinta.

"sayang~ traktir baksooo yahh!"
ucap Sinta manja pada Rei dengan menggesekkan kedua belahan dadanya di lengan Rei.

"iya sayangg"
Rei juga sudah terbiasa dengan Sinta yang selalu melakukan hal itu.

Rei dengan senang hati berangkat pergi ke kantin dengan pacarnya itu, ditengah² perjalanan Rei berpapasan dengan Klein bersama satu temannya membuat Rei malas, tapi saat melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Sinta membuatnya sedikit emosi.

"sin!"
"Sinta!"
Rei harus memanggil Sinta yang dengan matanya terus tertuju pada Klein yang mulai menjauh.

"e-eh maaf tapi kelilipan dikit"

"kita putus"

"Rei! Rei! itu cuma masalah sepele Lo Rei!!"

"cih"
decih Rei pada Sinta, Rei ingin mencari pasangan yang menerima ia apa adanya menerima Rei dengan senang hati dan gak akan ngelirik cowo lain selain dia.

"YAUDAH LAH ANJ, GW NIATNYA EMANG MAU DUIT LO DOANG KOK!"
teriak Sinta pada Rei yang membuat Rei menoleh kearah Sinta dan langsung memukulnya.

"untung gw putusin Lo ya ANJ , gw udah tau sifat asli Lo ternyata bejat gini"
Rei menendang Sinta hingga ia meringis kesakitan karena tadi dipukul sekarang ditendang.

tiba² datang lah Klein dengan lagak nya seperti pahlawan kesiangan , ia langsung menolong Sinta yang kesakitan dan malah menyalahkan Rei.

"TERSERAH LO ANJ GW GAK NGURUS LO MAU NGEWE ATAU MAU APAIN TUH ANAK BEJAT!"
teriak Rei lalu ia melirik Sinta dengan Klein yang terlihat romantis membuat Rei langsung pergi dari tempat.


























"hiks hiks, Sinta anj emang anak bangsat bajingan"

"Rei udah Rei , mending kamu istirahat"
ucap Jono teman sekelas Rei yang memang tadi Rei langsung pergi ke rumah Jono yang lagi sakit makanya gak sekolah dan malah minum² disana.

"apasih Lo anj"

"ya Lo yang apa , dateng² main minum minum kaga tau apa yah diajak lagi sakit"
"pulang Sono"

akhirnya Jono mengantar Rei tapi pas mau masuk mobil tiba tiba ada orang yang mau mengantar Rei pergi ke rumah.

"sini Rei biar sama gw , gw tau alamatnya"

"apa apa an anj ya kagak mau lah ntar Lo apa apa in lagi"

"engga, Lo lagi sakit kan? yawdh gw aja yanga anter Jon"

"terserah Lo dah, gw juga kaga peduli"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 29, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Masih Musuhan?Stories to obsess over. Discover now