Konseling ke Seksolog

50.3K 66 0
                                        

“Atas nama Ibu Vanessa dan Pak Gerald?", tanya seorang perawat petugas klinik seksologi kepada Vanessa dan Gerald, sepasang suami-istri muda bermasalah yang nampak duduk saling berjauhan

Vanessa pun langsung merespon, beranjak dari posisi duduknya, dengan wajah yang antusias ia berkata, “Yess, sekarang giliran kita sus?"

“Mari Bu Vanessa, silahkan masuk ke ruangan Dokter Royke", kata perawat klinik seksologi itu dengan senyum mengembang membukakan pintu ruang praktek Dokter Royke

Tapi Gerald sang suami nampak diam saja, seperti malas dan enggan bangkit dari posisi duduknya.

Vanessa pun meliriknya tajam, memberikan gestur gerakan tangan, “HEH! HHHSSSSSSTTTT! AYOOO! Kok kamu malah duduk sih?"

Gerald nampak memberikan ekspresi wajah ogah! Tapi sang istri pun menarik tangannya kencang!

Gerald si laki berkacamata tebal dengan pakaian kantoran itu nampak berat hati beranjak dari kursi tunggu klinik seksologi yang nyaman itu.

Pintu ruang praktek dokter Royke pun dibuka lebar oleh perawat. Sang Dokter pun beranjak dari posisi duduknya, memberikan senyuman teduh, menyapa bahkan dokter itu dengan baik hati menyiapkan dua kursi didepan mejanya.

“Mari Ibu ... Bapak ... Eh maaf... kalian masih muda ih! Mas dan mbak Silahkan duduk dulu ...Selamat datang di klinik seksologi", kata Dokter Royke sangat ramah memberikan eye contact yang hangat untuk pasiennya

“Terima kasih dok", kata Vanessa duduk sekaligus memaksa Gerald suaminya untuk ikut duduk di sebelahnya

“Sebentar ya saya ambilin minum dulu", kata dokter Royke langsung menyuruh perawat, “Sus tolong ambilkan soft drink ..."

“Jadi gini dok! Saya mau perbesar payudara!", kata Vanessa mantap tanpa ragu ke dokter Royke

Dokter Royke langsung menjawab skeptis, “Lho?? Buat apa?? Kenapa harus perbesar payudara??"

“Karena sepertinya suami saya udah bosen sama body saya dok! Saya mau ganti body!", kata Vanessa dengan gaya bicara mendikte dan menyuruh

“Haduh! Lu kata barbie ya? Body nya bisa diganti-ganti, oke deh! Kita buka ya sesi konseling kali ini!", kata dokter Royke dengan gestur lembut demikian juga cara bicaranya lembut, halus enak didengar. 

“Perkenalkan nama saya dokter Roy Kelana Buana atau yang akrab disapa Dokter Royke. Saya adalah seorang dokter kandungan yang mengambil spesialisasi di ilmu seksologi"

“Terimakasih dokter Royke atas waktunya", kata Vanessa yang sedari tadi nampak paling aktif dan dominan berkomunikasi dengan dokter Royke, sedangkan Gerald suaminya hanya diam saja menyimak dan mendengarkan seperti tipikal suami Indonesia lainnya yang menyerahkan urusan ngomong dan ramah tamah ke istrinya. Entahlah, banyak pria yang sudah menikah cenderung ngikut dan bergantung sama istrinya, bahkan banyak suami ketika di restoran mau memesan makanan pun nyuruh istrinya yang ngomong untuk memesan makanan.

Dokter Royke pun menghela nafas mengumpulkan kesabaran untuk menghadapi pasangan suami-istri yang baru pertama kali konseling dengannya.

Dokter Royke pun mulai melakukan pendekatan kepada pasangan suami-istri muda itu, “Ah! Sama-sama..., yuk kita saling kenalan dulu, sebutkan nama, pekerjaan, kesibukan, pendidikan, hobi pokoknya bebas deh! Karena sesi konseling ini adalah komunikasi partisipasi! Semua harus terlibat dan saling mengenal"

Mendengar itu Vanessa yang ekstrovert dan dominan itu langsung menyambar, “Baik dok, nama saya Vanessa Tanujaya, saya lahir di Atlanta Georgia Amerika Serikat ketika orang tua saya menempuh pendidikan Master di Georgia Tech"

Binalnya Istriku 💦Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang