Seorang wanita asyik menggendong bayi yang masih berumur 7 bulan itu dengan riang sambil melihat suasana tempat kerja lamanya.
"Hey,dahulu mama kerja disini.. tempat ini semakin berwarna. Apa kamu menyadari itu juga? Hehehe.. yayaya mama tahu kamu tidak bisa memahaminya" ujarnya sambil terkikik lucu.
Wanita itu mencubit pipi bayi yang berada didepanya itu dengan gemas. "Kau tahu dunia tidak adil pada mama? Bisa-bisanya kau lahir dengan wajah mirip papa mu.. huft.. padahal yang menjagamu dari awal hingga 9 bulan itu mama" jengkel wanita itu lalu memicit perlahan hidung mungil anaknya
"Mahu tahu,disinilah tempat pertama mama bertemu papa.. kamu pasti bangga kan bisa melihat tempat ini? Ya,kamu harus bangga kerana menggendong mu itu sangat susah.." oceh gadis itu.
Wanita itu terus berjalan sambil menggoyangkan ekor costume dinosour yang digunakan anaknya.
"Mau tidur,hm??" Wanita itu mengusap belakang kepala anaknya. Sesekali bayi itu tersenyum lucu menunjukkan gusi lucunya.
"Rose?" Wanita itu mendongak menatap seorang pria yang menatapnya hairan. Ia terdiam seketika lalu tersenyum canggung.
Damn!
Ia tidak memberitahu teman temannya soal pernikahannya dan anaknya.
"Eh- hai taehyung..." Lambainya kaku,pria itu mendekatinya lebih tepatnya bayi yang berada didalam pelukannya itu.
"Siapa bayi ini? Adik mu?" Tanya taehyung hairan.
Ya,wajar.. rose masih berusia 20 tahun,apalagi dengan cara pemakaiannya masih seperti bocah. Lihatlah seperti dress coklat yang ia gunakan dan ikatan rambut jempol didua bahagian dengan poni yang tersusun.
"Ah,i-ini.. anak ku" cicitnya.
"HUH?!!" teriak pria itu bingung.
"Aku tidak salah dengar,bukan? Anak mu? Anak mu?" Ujar pria itu sambil mencuil pipi gembil bayi itu.
"Berhenti ganggunya,taehyung! Kau akan mengecilkan pipi imutnya" ujar rose geram sambil menepis tangan taehyung dari pipi anaknya.
"Imut sekalii bayi ini.. kemari biarkan aku gendongnya" ujar taehyung gemas.
"Kau tidak bekerja?" Tanya rose sambil menatap uniform yang pria itu pakai.
"Ah ya,aku lupa! Aku pergi duluuu.. dada,bayi kecil! Dada,bocahh" pria itu langsung berlari ke tempat kerjanya.
"Ah lihatlah paman mu itu.. dia sering lupa segalanya.." wanita itu bicara pada anaknya lalu dibalas dengan kekehan imut bayi itu.
"Sayang"
Oh lihatlah. Pria tampan didepan mereka dengan senyuman manisnya. Ia menghampiri kedua kesayangannya masih dengan baju kerjanya.
"Hahaha.. rose,kenapa kau memakaikan dia costume ini?" Tawa jungkook lepas melihat anaknya yang terbalut costume dinosour berwarna hijau.
"Ahahaha,dia terlihat seperti anak dinosour tersesat, sayang " katanya sambil mengambil anaknya itu. Bayi itu tertawa kecil saat berada didalam pelukan ayahnya.
"Costume itu sangat lucu untuknya,jdi aku memakaikannya costume itu. Pakaian kami sama,bukan?" Tanya rose sambil memamerkan baju yang dipakainya.
Tawa Jungkook langsung meledak melihat pakaian istri kecilnya,tawa jungkook mengundang orang-orang di mall itu melihat mereka. Ada yang terpekik gemas melihat keluarga kecil itu sedangkan jungkook tak henti-henti tertawa melihat wanitanya dan gadis kecilnya.
"Bisa bisanya kau memakai costume dinosour juga.. hahaha begini ya rasanya menikahi bocah" jungkook masih menatap wanita kecil dihadapan itu dengan tatapan penuh cinta.
"Pa.." gumam bayi itu langsung jungkook menatapnya kaget. Rose langsung menatap kecewa anaknya.
"Kau memanggilku, sayang?? Ha?? Sebut lagi,pa-pa-pa-pa.." jungkook langsung menatap teruja bayi kecil itu
"Pa..pa..pa" jungkook langsung membubuhkan ciuman diwajah bayi kecil itu. Bayi itu terkikik mendapat ciuman dari ayahnya.
"Ish.. dan lagi,kau mendahuluiku.." rungut rose kesal. Lagi lagi anaknya mendahului ayahnya daripada dia yang mengandungkan bayi itu.
Jungkook tertawa lalu menarik tangan rose ke restoran terdekat.
"Hey,inara.. sebutin mama,mama.."
"Pa.."
"Mamaaaaa" kesal rose
Jungkook tertawa. Aish lucu sekali menjaga dua bocahnya.
"Dia lebih menyayangi ayahnya dibanding ibunya" ejek jungkook.
Didalam mobil..
Jungkook menatap sekilas anak dan isterinya. Istrinya yang terlelap disana dengan bayi mungil yang dari tadi memainkan sarung tangannya diatas pangkuan istrinya. Dia tersenyum senang,akhirnya bisa melihat mereka kembali.
Katakan saja Jungkook,pria dewasa pengecut. Setelah ia menghamili istrinya yang masih berusia 19 tahun,ia tidak mahu bertanggungjawab kerana ia tak bersedia lagi padahal saat itu usianya menginjak 25 tahun waktu itu. Rose mempunyai anak sebelum mereka bernikah. Rose yang waktu itu masih berusia 19 tahun mencuba menjelaskan dan memahami situasi Jungkook saat itu sedangkan Jungkook mencoba untuk memberi saran untuk menggugurkan kandungan itu.
Katakan saja lah Jungkook bodoh,bagaimana wanita remaja itu lebih memikirkan tanggungjawab sedangkan ia ingin lari dari tanggungjawabnya. Ia bahkan tidak pernah datang menghampiri gadis tersebut semenjak dia hamil bahkan sehingga kini.
Rose tidak masalah akan hal itu,selepas mereka menikah Rose datang ke tempat Jungkook saat sedang hamil besar tanpa memikirkan kondisinya saat itu hanya kerana rindu suaminya. Bahkan sekrang pun Rose lah yang membawa anak mereka menemui Jungkook.
Rose juga sadar sebelum ini,dia banyak menyusahkan pria itu sepanjang ia merantau. Ia juga berkali-kali menyakiti hati pria itu sehingga ia sendiri enggan meminta macam-macam pada pria itu ketika ia hamil serta melahirkan. Ia sudah cukup bersyukur pria itu masih mengakui anak mereka itu walaupun ia sama sekali tidak menyebutnya dengan panggilan "bayi kita" "anak kita".
Jungkook memberhentikan kereta ditepi jalan lalu mengambil bayi itu daripada istrinya yang sedang terlelap.
"Hey,kau cukup memberi ibumu lelah,huh? Untuk dua hari ini,jgn bikin ibumu lelah okay? Jgn rewel,papa yang akan menguruskanmu" ujar Jungkook dan iya Rose hanya menjenguk suaminya itu 2 hari saja lalu akan kembali ke Busan. Rumah keluarganya.
YOU ARE READING
[OG] Us
RomanceSekadar cerita dari dunia sebenar. Jika masih muda,kejarlah impianmu.. Jangan berfikir nikah muda itu enak.. Nikah muda itu enak kalau sama orang yang tepat bukan orang yang salah..
![[OG] Us](https://img.wattpad.com/cover/375997849-64-k260620.jpg)