cp1

80.3K 2.1K 48
                                        


Maaf kalo banyak typo nya
Maklumin aja namanya juga manusia biasa




Sebuah keluarga kecil beranggotakan tiga orang yaitu ayah, ibu, dan anak sedang pergi berlibur.

Satu anak remajanya yang baru menginjak usia 18, bernama Ezra Arnold
Ayahnya yang berusia 43 tahun, bernama Vans Arnold, Dan
Ibunya yang berusia 40 tahun, bernama Nikita

Saat mereka baru menempuh setengah perjalanan menuju luar kota, kecelakaan tunggal terjadi tak terhindar kan

Satu trus besar bermuatan batu batu besar berhenti mendadak dan membuat muatan berjatuhan

Rem mobil Vans tiba-tiba blong hingga mobil tak sempat menghindari batu yang jatuh ke atas kap mobil Vans

Vans tewas ditempat sedangkan Nikita mengalami luka berat dan Ezra hanya mengalami luka biasa karena dia duduk di kursi paling belakang

Untung nya masih banyak orang baik yang membantu mengevakuasi mereka, ada yang menelpon nomor darurat

Beberapa menit kemudian ambulans datang dan langsung membawa korban ke rumah sakit
.
.
Beberapa hari kemudian jasad Vans telah dikebumikan

Nikita dan anaknya tak sanggup menahan air mata.
Nikita yang duduk diatas kursi roda karena masih belum sembuh total, tak bisa mencium nisan suaminya itu

Setelah sesi pemakaman mereka pulang. Ezra mendorong kursi roda Nikita menuju rumah mereka.
.
.
Sebulan kemudian. Keadaan sudah membaik walaupun pun Ezra merasa kesepian tanpa sosok sang ayah

Ezra sedang berada di kamarnya sampai Nikita memanggilnya untuk segera ke ruang tamu

Sesampainya di ruang tamu, Ezra melihat ibunya sedang duduk bersama seorang pria

"Duduklah, Ezra"

Ezra duduk di sofa berhadapan dengan mereka. Ezra menatap pria dihadapkan yang bertubuh kekar dan wajahnya tampan

"Aku akui dia memang tampan"
Suara hati Ezra dengan wajah datar

"Ezra, perkenalkan, pak Julio" Nikita memperkenalkan pria yang bernama Julio itu

"Senang bertemu dengan mu, Ezra" Julio tersenyum sambil menjulurkan tangan

"Sok asik" lirih Ezra tapi masih terdengar oleh Nikita
"Sstt, Ezra!" Ucap Nikita "maafkan Ezra, Julio. Dia memang seperti itu kalau bertemu orang asing"

Julio tersenyum lalu merangkul Nikita
"Tidak apa apa, Niki. Aku mengerti"

"Apa yang sebenarnya yang ingin kalian bicarakan?" Ucap ketus Ezra

"Begini, Ezra. Jika kamu mengizinkan-"
"Ohh, ya ya.. Aku paham, silahkan saja"

"Ezra?" Nikita bingung dengan ucapan Anaknya

"Kalian mau menikah? Silahkan saja, Aku merestui nya. Asalkan mama bahagia"

Ezra beranjak dari kursi lalu berjalan ke menuju tangga ke lantai dua, kamarnya

"Aku mau tidur. Don't disturb me"

Nikita menghela nafas berat melihat kepergian Ezra. Padahal masih ada hal lain yang ingin ia bicarakan

Julio menatap tangga yang menuju lantai dua itu

"Soon you will be mine, Ezra" suara hati Julio
.
.
.
.
.
Bersambung

My Stepfather Is A Vampire🔞[BxB] End! Stories to obsess over. Discover now