Prolog

293 21 6
                                        

Suasana tegang menyelimuti mansion megah bak istana yang di bangun di tengah hutan, tatapan tajam dan aura hitam menyelimuti ruang keluarga yang menjadi tempat pertemuan dua keluarga konglomerat asal Amerika ini.

"Aku tidak akan membiarkan putra tunggal ku bersanding dengan putramu!!." Pria dewasa dengan badan tegapnya menatap nyalang seorang pria setengah baya yang duduk dengan angkuh diatas sofa single sambil memainkan gelas wine yang disajikan sebagai teman bercengkrama.

"Aku setuju, tapi aku tidak bisa menolak keinginan putraku."

"Cih, menghadapi anak sendiri kamu tidak mampu??."

Pria itu terkekeh "bahkan kamu sendiri saja tidak tahu apa yang sedang di lakukan putraku kepada putramu saat ini."

Pria itu menegang, ia baru ingat, putranya belum kembali sampai saat ini, setelah tadi siang izin akan latihan basket setelah pulang sekolah.

"Apa maksudmu?." Tanya nya, sedangkan pria itu hanya menyunggingkan senyum tipisnya.

*****

"Sshhh,, hmmm,, aakhhh." Matanya terbuka lebar saat benda basah menggigit leher jenjangnya.

"Sudah bangun Baby?." Suara berat dengan wangi musk merasuki indra penciuman Zeano. Mendongakkan kepalanya seketika tatapan dingin nya langsung bertemu dengan tatapan tajam bak elang.

"Siapa?."

Pria itu menyeringai,

"Akkkhhhh!!!!!!." Zeano berteriak kencang saat pria itu dengan sengaja mengigit lehernya sampai mengeluarkan darah, menjilati darah Zeano sampai tidak tersisa.

"Aku calon suamimu, Xanzie."

****

"Aku suka sikapmu yang dingin dan cuek itu Baby, tapi kita lihat, kau tidak akan berani bersikap seperti itu lagi jika dihadapkan ku."

****

"Aaakhh.... Badzzz... Jingan. Hikss"

"Yeah, It's Me!."

***

Enjoyy for my story.

IT'S ME!!!

ZEANO GERAL XANDER
X
XANZIE GRAY VERZIO

Ttd
.....................................

Y²K

It's Me!!!Unde poveștirile trăiesc. Descoperă acum