Chapter I

77 8 1
                                        



Drrrrrtt Drrrrttt~, suara alarm yang berasal dari handphone pun membangunkan seorang gadis bernama Choi Jisu yg berumur 20 tahun itu tertera di handphone menandakan jam 05

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Drrrrrtt Drrrrttt~, suara alarm yang berasal dari handphone pun membangunkan seorang gadis bernama Choi Jisu yg berumur 20 tahun itu tertera di handphone menandakan jam 05.40 segera ia mematikan handphone tersebut lalu beranjak melipat kasurnya memang rumahnya tidak besar tapi cukup untuk seorang diri, dimanakah orangtua jisu? Iya mereka telah tiada semenjak usia nya 10 tahun ia telah ditinggalkan orangtua kesayangannya itu karena kecelakaan tragis tepat didepan jisu hal itu membuat jisu menjadi pendiam bahkan untuk berbaur dengan teman saja terbilang jarang.

Ia kembali membuat handphone nya yg menandakan sudah jam 07.30 ia pun bersiap untuk bekerja disebuah kafe.

"JISUUU, AYO BERANGKAT BERSAMA" ujar seorang perempuan bernama yeji itu.

"Cepat lahh kita akan terlambat", tanpa pikir panjang jisu pun langsung mengunci rumah nya dan berlarian kecil kearah yeji.

Yeji adalah sahabat Jisu sejak kecil, yeji juga mengetahui tentang apa yang terjadi kepada orangtuanya, orangtua yeji sendiri telah menganggap jisu seperti anak mereka sendiri. Yeji juga sudah menawarkan Jisu untuk tinggal bersama namun jisu menolak katanya dia masih bisa membiayai dirinya sendiri.

Mereka pun jalan berdua untuk pergi ke tempat kerja. Saat mereka bekerja tentu saja pastinya ada pelanggan yang membuat kesal contoh nya saja tadi ada pelanggan yang minta dibuatkan jus mangga tapi tidak ingin manis, bayangkan saja jus mangga tidak manis? dari planet mana dia itu.

Jam 20.30 malam tepat kafe tutup jisu dan yeji pun keluar dari kafe tersebut.

"Yeji kau duluan saja ada beberapa yang ingin aku beli di supermarket" jisu berbicara sambil mencari dompet nya di totebag.

"Ah baiklah, sampai bertemu besok" ujar yeji dengan melambaikan tangan ke arah jisu.

Saat di perjalanan pulang sehabis membeli barang jisu melewati sebuah gang dan dia terdiam di sana saat melihat seorang pria yang sedang menahan sakit, tanpa pikir panjang ia pun langsung menghampiri pria itu tanpa tau apakah itu bahaya atau tidak..

"Hei, kamu baik-baik saja?" ujar jisu pada pria itu.

"Akhhh, b-bolehkah a-ku meminta darahmu" pria itu berkata sambil merasakan kesakitan, pria itu langsung menunjukkan taringnya dan langsung menancapkan nya dileher jisu tanpa jisu berkata apapun.

"Shhh, lepaskan aku,akhh" jisu merasa kesakitan ia merasa darahnya seperti di isap, sampai akhirnya ia pingsan karena tidak kuat menahan sakitnya.

"Shhh, lepaskan aku,akhh" jisu merasa kesakitan ia merasa darahnya seperti di isap, sampai akhirnya ia pingsan karena tidak kuat menahan sakitnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Ya, pria itu Jeno yang mengisap darah jisu tanpa izin dari jisu lebih dulu, Jeno adalah seorang vampir.

Jeno yang tersadar bahwa jisu pingsan pun langsung melepaskan gigitannya lalu menggendong jisu untuk pergi dari gang tersebut takut takut kalau ada yg melihat dia sedang menghisap darah. Ia lalu membuka portal antara dunia manusia dan dunia vampir. Ia pergi kesebuah gubuk tua di dekat sungai lalu menidurkan jisu ke kasur.

Gubuk tua itu ialah tempat persembunyian Jeno. Jeno adalah pangeran vampir. Ia bersembunyi disitu saat ia kabur dari kastil tempat ia tinggal.

Jisu terbangun ia terkejut karena ini bukanlah rumahnya.

Klik

Pintu itu terbuka memperlihatkan Jeno yang sedang membawa buah-buahan. Jisu takut, ia takut karena jeno menghisap darahnya tadi. Jeno tersenyum kepadanya tanpa rasa bersalah.

"Hai, maaf tadi aku menghisap darah mu tiba-tiba, karena aku sangat membutuhkan nya, aku tidak membawa darah cadangan mangkanya aku menghisap mu, aku Lee Jeno panggil saja jeno." Ujar pria itu panjang lebar, Lia mengangguk paham.

"Jisu, aku Choi jisu."
"Ini dimana aku ingin pulang." Ujar jisu ke pria didepan nya.

"Kau tenang saja jisu, ini adalah dunia vampir, aku akan mengembalikan mu nanti. Saat ini kekuatan ku sedang melemah jadi aku tidak bisa mengembalikan mu ke dunia mu." Jeno menjelaskan nya saat jisu terlihat ketakutan.

"Hei tenang lah, tak apa aku tidak akan menggigit mu lagi. Bagaimana jika kau makan dulu jisu aku tadi mengambil beberapa buah." Ujar Jeno sambil mengelus puncak rambut jisu.

Jisu akui Jeno memang tampan tapi ia sekarang sangat takut terhadap Jeno.

"Kau berjanji kan akan membawa ku pulang" jisu

"Aku janji sekarang makanlah dulu, apa kau tidak lapar?" Jeno mengambil sebuah apel lalu memotong nya dan memberikan potongan apel itu ke jisu.

Jisu pun mengambil potongan apel itu dan memakan nya, jisu sangat lapar dari sepulang bekerja sampai baru bangun tadi tidak makan.

"Nanti jika sudah selesai, aku ingin mengajakmu berjalan-jalan sebentar di dunia vampir ini, Jisu nanti kau harus slalu didekat ku agar dirimu tidak tercium oleh vampir lain." Ujar Jeno mejelaskan saat jisu makan.

"Baiklah J-jeno" ucapnya sambil merasa kaku saat menyebut nama Jeno.

Jeno terkekeh mendengar itu, ia pun melanjutkan makan apel yang tadi bersama jisu.

.





















AAAAAAA CERITA PERTAMA AKU GES INI, TOLONG BANTUANNYA YAKK!!!
TERIMAKASIH
SALAM HANGAT DARI JODOH JENO YANG ASLI~~~

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 24, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Blood VampireWhere stories live. Discover now