A1

896 29 0
                                        

Di sebuah kamar mewah terdapat seseorang yang masih terlelap dalam mimpinya,ia tak sadar bahwa kini jam ingin menunjukkan pukul 7

Di luar pintu kamar "EL AYO BANGUN INI UDAH MAU JAM 7!!" Ucap sang mama depan pintu.

El yang mendengar itu sontak kaget lalu bangun dalam tidur nya "IYA MAA SEBENTAR" ucap el sebelum masuk ke dalam kamar mandi.

Gracia yang mendengar itu hanya menggeleng kan kepala nya , karena sudah tau sifat anak keduanya itu.

Di dalam kamar el ia sedang siap' sambil tergesah gesah, setelah siap El langsung turun untuk berangkat ke sekolah. Sebelum nanti terlalu telat bukan.

Gracia yang melihat anak nya itu sontak berteriak "el gamau sarapan dulu", "Nanti makan di kantin aja ma" mendengar sahutan el ia langsung menggeleng geleng lagi "Persis seperti kamu shan" , shani yang mendengar itu pun terkekeh.

Di jalan el sedang ngebut dengan motor ninja kesayangan nya itu. Sesampainya di depan gerbang sekolah ternyata gerbang itu sudah di tutup rl yang melihat itu langsung memohon kepada pak satpam agar membukakan gerbang "pak ayo lah nanti saya traktir gimana hayo" ucap el yang memohon "gabisa loh neng,orang ini udah mau hampir jam set 8 neng neng" kata pak satpam "oke kalo gitu bapak mau apa biar saya turutin" ucap el "waduh... boleh juga , oke nanti beliin roko sebungkus sama kopi ya pas istirahat saya tunggu ya neng" El yang mendengar pun mengucap puji syukur.

Setelah masuk el langsung ke kelas dan melihat sudah ada guru yang mengajar , dan ia sempat eye contact dengan amanda lalu amanda hanya menggeleng kan kepala nya saat melihat el ia sudah tak heran dengan sifat el yang selalu telat.

Saat masuk ke kelas guru pun bilang "kamu lagi kamu lagi el , cape saya loh kamu terus yang telat contoh dong teman' mu itu" , "maaf bu" ucap el dengan nada sedikit datar. "Huh kali ini saya izinkan kamu masuk , sudah sana duduk" el langsung duduk di bangku samping amanda.













KRING KRING ~~

El yang mendengar itu pun langsung beberes bukunya, "el kantin ga?" Gaby yang sedang beberes menengok ke sumber suara ternyata itu suara dari amanda,iya hanya mengacungkan jempol nya. Stelah selesai ia langsung ke kantin karena sebelumnya amanda bilang 'el gua duluan dah ya lu lama', saat sedang berjalan ia selalu di sapa oleh adik kelas nya itu el hanya mengabaikan nya.

Sesampai nya di kantin ia mencari keberadaan amanda , ternyata amanda ada di paling pojok ruang kantin el yang melihat langsung ke tempat amanda. Ternyata di sana sudah ada teman' nya dan... Teman' callie, tetapi el hanya mengabaikan nya saja "udah kumpul kan , dah gua yang pesen lu pada mau makan apa?"
Ucap amanda.

"Gua mie ayam bakso 1 sama es teh manis 1." Ucap el , "yang lain apa" "samain aja lah semua" balas raisha. "Oke di samain ya semua , lyn ikut gua" "gue lagi gue lagi" ucap lyn dengan malas.

Saat menunggu el diam saja dan fokus pada handphone nya. Dan callie juga curi' pandang pada El , el menyadari nya namun El abikan saja.

"Pesanan sampai" amanda lalu taru makanan depan teman' nya untuk di santap bersama.

selesai makan el segera membeli sebungkus roko dan kopi untuk di kasih ke pak satpam karen janji nya tadi pagi.

"bu roko sebungkus sama kopi 1 anter ke pa satpam ya ini uang nya makasi bu" stelah memesan el menyusul teman' nya yang sudah masuk ke dalam kelas.

Skip pulsek

"Oke anak' segitu dulu ya yang bisa saya ajarkan saya ucapkan terimakasih, kalian boleh pulang" ucap bu guru.

"Balap ga?" Ucap manda kepada el lyn dan raisha, "gas lah" ucap mereka barengan. "Oke biasa ya" semua mengacungkan jempol.

Callie and friends pov

"Akhirnya suer otak gua udah gabisa masuk pelajaran anjr" ucap icel callie dan lain hanya terkekeh.

"Cal di jemput apa nebeng sama gue, kebetulan lagi bawa mobil nih gua" ucap indira "gua di jemput supir , nanti pas di depan gerbang gua telfon" indira mengacung kan jempol nya "eh gua duluan ya di tunggu in sama lyn" kata lia. Dan yang lain pun segera keluar dari kelas.

Semua sudah pada pulang , disana tersisa callie yang masih nunggu jemputan "aduh pa indra mana si tadi kata nya udah jalan tapi ga nyampe' ya" gumam callie, tiba tiba terdengar di telinga suara motor yang ia kenal. Iya itu adalah suara motor el.

"Knp blm plng?" Ucap el "ah.. supirku belum sampai' dari tadi" balas callie "nebeng gue aja , rumah kita se komplek" "emang ga ngerepotin el?" Kata callie tak enak "gpp udh naik aja atau gua tinggal." Mendengar itu pun callie langsung naik , kan tak lucu jika ia sendiri di sekolah mana sepi kan takut ada penculik.

Dua insang tersebut tak ada yang ingin mengeluarkan suara duluan,entahlah karena gengsi atau pun alasan lain.

Sesampai nya di rumah callie , ia turun dari motor el "makasi ya el , maaf ngerepotin" el hanya berdehem. "Mau masuk dulu atau langsung pulang?" Tanya callie "pulang, udh sana masuk" jawab el "ah.. oke sekali lagi makasi ya el" lagi' el hanya berdehem. El lansung cabut dari rumah callie dan pulang ke rumah nya, rumah el dan callie tidak jauh satu komplek namun beda blok saja.

Sesampai nya di rumah el lansung masuk dan melihat ada mama nya yang sedang memotong buah, gracia yang menyadari kalau anak nya sudah pulang "eh el udah pulang, mau makan buah ga el" tanya gracia "ga dulu deh ma , el langsung ke kamar ya" jawab el "iya el ganti baju lalu istirahat ya" "iya ma bay love you" "love you too sayang" balas gracia dengan tersenyum.






















TBC.

Terimakasi sudah membaca chapter 1 dari Anres.

Note: jangan lupa vote agar aku cepet up yaa, babai.

Anres  (CELLA)Where stories live. Discover now