D - 1

142 26 3
                                        

Ch

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Ch. 01 - The Victim























• Park Jisung bukan orang yang akan duduk diam sambil menonton televisi, apalagi siaran berita. Dirinya lebih memilih berkutat pada berkas-berkas laporan orang hilang yang sudah terjadi tujuh tahun belakangan ini daripada harus fokus pada hal lainnya yang dapat membuyarkan konsentrasinya. Yah, itu sebelum sang reporter menyampaikan bahwa penemuan jasad ditemukan, lagi, dan lagi-lagi seorang wanita yang ditemukan di sekitar gedung pabrik terbengkalai.
Reporter itu menjelaskan jasad tanpa busana itu memiliki beberapa tusukan benda tajam, delapan tusukan di wajahnya, tiga tusukan tepat mengenai jantung, satu sayatan besar pada lehernya [sayatan inilah yang diyakini membunuh wanita tersebut], kaki sebelah kanannya yang sudah terpotong [hasil penyelidikan tertulis mengatakan jika alat yang digunakan untuk memotong kaki wanita tersebut adalah sebuah gergaji mesin, dilihat dari bagaimana daging bagian paha itu terpotong dengan mulus], dan beberapa tusukan di tempat lainnya.

Hasil pemeriksaan medis mengumumkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan seksual sebelum jasad itu dibunuh, mereka juga tidak menemukan sidik jari dari sang pelaku. Dan tentang identitas sang korban sendiri mudah dikenali karena adanya baju korban dan sebuah name tag yang bertuliskan 'Kim Minjeong'. Penyidik lalu menelusuri rekam jejak sang korban, seorang wanita berusia dua puluh lima tahun yang duduk di bangku perkuliahan jurusan seni, tidak ada catatan kriminal atau perbuatan buruk yang dilakukan korban, bahkan terbilang sangat bersih.

Korban, Kim Minjeong atau yang teman-temannya panggil dengan sebutan 'Winter' adalah salah satu dari dua wanita yang pernah berpacaran dengan Na Jaemin, sepupu dari Park Jisung. Awalnya, penyidik mencurigai Na Jaemin karena sebelumnya, pacar Jaemin yang bernama Yu Jimin atau yang lebih dikenal dengan panggilan Katarina itu ditemukan tewas karena tertabrak mobil. Itu adalah hasil penyelidikan pertama sebelum jasadnya dikirimkan untuk diautopsi.
Yu Jimin yang saat itu berusia sembilan belas tahun mengalami gegar otak karena hantaman benda tumpul, jari-jarinya terpotong dan hanya menyisakan pergelangan tangan dan kakinya saja. Beberapa luka tusuk menembus jantung dan paru-parunya, dan ditemukan juga sebuah selongsong peluru dari pistol kaliber tiga dua yang bersarang di tengkoraknya.

Saat jasad Yu Jimin selesai diautopsi, Na Jaemin yang saat itu tengah bekerja shift pagi di sebuah kafe langsung dipanggil pihak kepolisian untuk melakukan berbagai rangkaian interogasi dari mulai kesaksian dan rekam jejak Na Jaemin saat Yu Jimin menghilang. Selama diinterogasi Jaemin sendiri sangat kooperatif, dirinya menjelaskan saat sore hari, dirinya dan beberapa temannya tengah bermain bersama di sebuah internet cafe dan setelahnya mereka menyempatkan untuk mampir ke sebuah warung pinggir jalan untuk memakan seporsi tteokbokki. Mereka [Jaemin dan Jimin] terakhir bertemu pada siang hari dimana Jimin berencana untuk pergi memancing bersama adik sepupu Jaemin yang tak lain dan tak bukan adalah Park Jisung. Namun sampai matahari tenggelam pun sosok Yu Jimin tak memperlihatkan batang hidungnya sama sekali. Kepolisian juga meminta kesaksian dari beberapa orang, mulai dari teman-teman Jaemin yang saat itu mengatakan jika memang benar mereka bermain di internet cafe lalu setelahnya memakan tteokbokki dan kesaksian beberapa pemancing yang mengatakan Jisung memancing bersama mereka sembari menunggu wanita bernama Jimin yang Jisung tunggu-tunggu kehadirannya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 22, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DobermanStories to obsess over. Discover now