We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

#PROLOG#

2 0 0
                                        

Oh Mrs. Potato Head tell me
Is it true that pain is beauty?
Does a new face come with a warranty?
Will a pretty face make it better?
- Veronica Veranna -

#####

Menjadi cantik mungkin adalah impian di kalangan wanita. Kalian juga begitu, kan? Apalagi jika kita memiliki kecerdasan dan kekayaan sebagai pelengkapnya, kecantikan kita akan menjadi sempurna. Tapi .. pernahkah kalian membayangkan? Seseorang yang begitu cantik, berbakat, populer dan kaya, malah memiliki hidup yang kurang beruntung akibat kesempurnaannya itu.

Dikelilingi oleh orang orang yang terobsesi padanya, membuat hidup seorang gadis cantik berubah seratus delapan puluh derajat. Gadis itu bernama Veronica Veranna, atau kita panggil saja Anna, adalah gadis yang akan menjadi tokoh utama pada cerita kali ini.

Veronica Veranna, nama yang sudah tidak asing tentunya di kalangan murid Atmajaya High School. Sosoknya yang cantik nan berbakat penuh prestasi, tentu sudah ramai diperbincangkan oleh warga sekolah. Anna merupakan sosok yang ceria dan penuh perhatian. Dia memiliki banyak teman dari berbagai kelas dan tentunya beberapa sahabat dekat yang Anna cintai.

Kehidupan SMA Anna benar benar di penuhi oleh kegiatan yang positif dan tentunya membuat Anna menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dirinya tak henti henti membuat harum nama sekolah dengan berbagai prestasi yang dibuatnya, seperti juara 2 lomba Sains Nasional, juara 1 Badminton Putri Tim, dan masih banyak lagi prestasi yang diraihnya.

Kehidupan sekolah Anna berjalan lancar tanpa hambatan sampai suatu kejadian janggal menimpa salah satu Guru wanita di sekolahnya.

###

"Miss. Jihan meninggal di tempat..." ucap Walikelas saat kabar guru yang dikenal dengan panggilan Miss. Jihan tersebar ke satu sekolah. Miss. Jihan, seorang Guru Sejarah yang tiba tiba kecelakaan setelah pulang mengajar akibat mobil yang dikendarainya dipaksa menabrak pohon oleh sebuah mobil hitam misterius yang berhasil kabur seusai kejadian.

Kabar itu pun membuat riuh murid murid di kelas. Semua bertanya tanya bagaimana hal itu bisa terjadi? Siapa yang sengaja melakukannya? Kenapa orang itu tega melakukannya? Dan masih banyak hal yang ditanyakan murid di kelas. Wali kelas yang mendengar banyak pertanyaan yang ditanyakan langsung oleh para murid merasa kewalahan dan bingung harus menjawab darimana pertanyaan-pertanyaan itu.

"Okey, tenanglah kelas!" karna bingung, Walikelas mencoba menyela pertanyaan para murid di kelas.

Para murid segera tenang kembali satu persatu dan menatap Walikelas itu dengan tatapan penasaran dan penuh kecemasan. Mereka semua menjadi diam dan menunggu Walikelas untuk berbicara kembali mengenai kejadian itu.

"Saya tidak tahu bagaimana detail dan kronologi kejadiannya. Polisi masih memeriksa tempat tersebut dan mencoba mencari bukti. Kalian semua harap tenang. Tujuan saya kesini hanya untuk menginformasikan dan meminta doa dari kalian semua untuk kematian Miss Jihan" ucap Walikelas itu dengan nada tegas pada seluruh murid.

Murid murid mendengar penjelasan itu dengan tatapan sedih dan prihatin, mengingat seberapa baiknya Miss Jihan saat mengajar kelas itu. Miss Jihan merupakan orang yang sangat sabar dan penyayang. Setiap kesalahan yang dilakukan oleh murid-murid selalu dia maafkan dan dia berusaha sebaik mungkin menyelesaikannya tanpa ada kekerasan. Dia juga tidak segan segan memuji murid apabila murid itu berhasil membuatnya bangga meski hanya suatu kebanggaan kecil. Tak heran dia menjadi salah satu dari deretan Guru ter-favorite di sekolah.

Walikelas kembali memberikan arahan kepada seluruh murid untuk mengambil posisi siap untuk berdoa atas kematian Miss Jihan. Seluruh murid langsung mengikuti intruksi Walikelas dan duduk di tempat masing masing dan tenang.

"Berdoa sesuai kepercayaan masing-masing. Berdoa dimulai.."

Setelah mendengar intruksi dari Walikelas, seluruh murid menunduk dan berdoa untuk Miss Jihan. Keadaan di kelas hening selama beberapa detik karena semuanya berdoa di batin mereka.

"Selesai.."

Seluruh murid kembali mengangkat kepala mereka dan kembali terdiam sambil menatap guru tersebut. Mereka semua masih merasa sedih atas kabar kematian guru favorite mereka. Keadaan hening selama beberapa saat sebelum Walikelas kembali berbicara.

"Guru sejarah kalian akan diganti setelah ini. Saya harap kalian bisa akrab dengan guru itu." Walikelas berbicara dengan nada serius sambil menatap ke arah murid murid. Seluruh murid mengangguk mengerti dan jelas masih terpancar ekspresi sedih dari wajah mereka.

"Saya paham kalian sedih mendengar kabar kematian Miss Jihan. Tapi jika takdir beliau sudah seperti itu, kalian juga harus bisa menerimanya. Saya tidak bisa memberikan informasi banyak pada kalian. Saya dan para Guru harus segera pergi ke rumah duka. Saya permisi" Walikelas memberikan nasihat pada murid murid nya dan segera meninggalkan kelas.

Sekolah hari itu dipulangkan di pagi hari karena seluruh Guru harus bekunjung ke rumah duka. Para murid ada yang langsung pulang ke rumah dan menangisi kepergian Miss Jihan, ada pula yang langsung keluar sekolah dan bermain bersama teman teman, dan adapula yang masing berada di sekolah untuk sekedar berbincang bincang ataupun melakukan kegiatan lainnya.

Dan disinilah Anna, sedang bersama ketiga sahabat nya yang bernama Natalia atau yang bisa dipanggil Nata, lalu ada Tania dan terakhir Nadia. Mereka berempat memiliki nama panggilan sendiri untuk circle persahabatan mereka yang di sebut 'ANATADIA', yang mereka sesuaikan dengan nama panggilan mereka masing masing. 

Mereka berempat kini sedang berada di kantin untuk sekadar berkumpul dan membahas hal hal menarik yang terjadi di Sekolah, termasuk kasus kematian Miss Jihan. Nata yang merupakan gadis paling cerewet di circle itu sejak pertama berkumpul sudah memulai topik yang menjadi hot news di sekolah. Kemudian Tania, dia yang paling fokus mendengarkan cerita dari Nata dan suka membuat efek dari cerita cerita itu sehingga membuatnya menjadi lebih heboh dan menarik untuk di dengarkan. Lalu Anna dan Nadia, mereka berdua adalah dua orang yang suka berasumsi di dalam pikiran mereka sendiri dan terkadang ikut heboh juga di dalam cerita.

"Menurut kalian, apa motif kejahatan di pelaku?" Nata bertanya tiba tiba tentang kasus kematian Miss Jihan.

"Aku tidak yakin... Miss Jihan kan orang yang sangat baikkk! Dan terlihat tidak memiliki musuh. Mungkin pelaku nya memang psikopat yang suka mengincar sembarang orang!" jawab Tania dengan nada yang bersemangat dan sedikit dilebih lebihkan.

"Tapi kemungkinan si pelaku memang punya dendam terhadap Miss Jihan. Kita tidak tau bagaimana kehidupan Miss Jihan di luar Sekolah, kan?" Anna memotong asumsi Tania dan mulai berasumsi sendiri.

Mereka menatap Anna dengan rasa penasaran dan mulai berpikir kembali mengenai kejadian tersebut.

"Ya.. Kau benar. Jadi kita memiliki dua kemungkinan disini!" jawab Nata lagi sambil menganggukkan kepala nya dan kembali menatap tiga temannya itu.

Rasa penasaran terus menghantui pikiran mereka tentang kemungkinan kemungkinan yang bisa saja terjadi. Mereka berempat memang sekelompok orang dengan otak penuh misteri yang selalu ingin tau tentang kejadian kejadian di sekolah. Tidak hanya di sekolah, terkadang mereka mengetahui tentang informasi penting yang terjadi di luar sekolah bahkan di sekolah lain. Tentu saja dari juru berita mereka, yaitu Nata.

"Guru bilang polisi belum menemukan bukti apapun. Kita tunggu saja kabar terbaru dari para guru, baru kita membahas ini lagi" Nadia tiba tiba membuka suara saat keheningan terjadi beberapa saat.

Tiga lainnya langsung menoleh pada Nadia dan menganggukkan kepala mereka. Mereka langsung menyetujui saran dari Nadia dan memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing setelah pembicaraan selesai. Mereka mulai bubar dari kantin dan berjalan ke gerbang sekolah bersama, sesekali membicarakan tentang para pria dari klub Basket yang sedang berlatih basket di lapangan terbuka sambil tertawa dan engagumi betapa atletisnya tubuh para pria itu. Pemandangan seperti itu memang pas disaksikan ketika cuaca sedang terik teriknya.

#####

~Bersambung~

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 05, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

BEAUTY PRIVILEGE (?)Stories to obsess over. Discover now