𝘍𝘪𝘳𝘴𝘵 𝘭𝘰𝘷𝘦. Semua orang punya ceritanya masing-masing. Takdir pasti mempertemukan kita kepada 'cinta pertama' dengan genre 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺 mereka yang berbeda-beda.
Tidak ada yang tahu berakhir seperti apa cinta pertama mereka. Tentu seperti di drama-drama pasti ada cerita indah yang mana cinta pertama mereka juga memiliki akhir yang sesuai, yaitu menjadi cinta terakhir. Juga pastinya ada yang cerita cinta pertama yang kandas, hilang seolah tertelan bumi.
Dan kisah cinta pertama Kim Sunoo berakhir seperti contoh kedua. Cinta nya hilang, pergi entah kemana.
Cinta pertama yang muncul ketika dia berusia 12 tahun. Sunoo ingat dia masih sekolah menengah pertama (SMP) dan jatuh hati oleh teman masa kecilnya, Lee Heeseung.
Untungnya mereka sekarang sudah pacaran. Waktu itu Sunoo memberani diri mengungkapkan perasaannya. Sedikit tidak percaya ketika Heeseung menerima cintanya dan mereka telah berpacaran selama hampir tiga tahun. Ya rasanya menyenangkan melewati hari-hari berdua.
Umur Sunoo dan Heeseung terpaut 2 tahun berarti Heeseung sudah sekolah menengah atas (SMA) sekarang.
Rutinitas setiap harinya. Selesai sekolah Sunoo pasti mampir ke sekolah Heeseung yang hanya berbeda gedung. Sunoo sengaja tidak langsung pulang dia mau melihat cintanya bermain basket terlebih dahulu.
Namun hari ini ada yang berbeda. Ada satu anak lelaki baru di tim Heeseung. Ya Sunoo sudah se-hafal itu dengan teman-teman Heeseung karena mereka pun juga mengenalnya.
Sunoo sadar sepenuhnya ada yang salah dari tektok mata Heeseung dengan lelaki itu. Entah hanya perasaannya saja atau bagaimana tapi penampilan Heeseung hari ini berbeda. Heeseung yang dahulu tidak pernah pilih-pilih teman dalam mengoper bola, kali ini hanya lelaki baru itulah yang Heeseung kasih bola. Seolah lapangan milik mereka berdua.
Dan lagi saat bola masuk ke-ring Sunoo harus melihat interaksi yang begitu menyayat hatinya. Dimana Heeseung tersenyum lebar sambil mengacak-acak rambut lelaki. Bahkan mengecup ubun-ubunnya dengan mesra.
Ada yang tidak beres. Sunoo tahu.
Selesai pertandingan Sunoo segera menghampiri Heeseung dengan sebotol air mineral juga handuk putihnya. Tapi langkah Sunoo terhenti karena melihat Heeseung juga lelaki itu berbagi handuk dan minuman berdua. Seolah tidak merasa risih dengan keringat masing-masing.
Demi Tuhan rasanya sakit sekali.
"Oy Heeseung lihat itu Sunoo. Kamu malah asik sama Jake." Panggil Taehyun teman se-tim Heeseung.
Mungkin kalau Taehyun tidak berkata seperti itu Heeseung tidak akan pernah sadar dengan kehadiran Sunoo. Pacarnya sendiri.
"Loh sayang kamu kapan disini?" Heeseung menghampiri Sunoo dengan larian kecil.
"Aku dari tadi disini kak, kamu saja yang tidak lihat aku." Sarkas Sunoo.
"Ah, maafin kakak sayang. Kakak kurang sadar karena keasikan main tadi..."
Sunoo hanya mengangguk seolah memaklumi. "Habis ini kita pulang kak?"
"Astaga sayang. Kakak lupa bilang ke kamu. Hari ini kamu pulang sendiri dulu ya? Kakak mau temani Jake dulu. Jake sendiri dirumahnya kesian kan sayang?"
"Ah heem. Iya kesian. Tapi kalau boleh tahu Jake yang mana kak?" Kata Sunoo yang pura-pura tidak tahu.
Heeseung tertawa, dia bahkan lupa mengenalkan Jake pada pacarnya. "Itu yang muka-muka bukan orang Korea."
"Memang dia dari mana?"
"Dari Australia, dia anak baru dikelas kakak. Baru tiga hari lalu dia masuk hanya saja baru ini dia main basket sama kita."
YOU ARE READING
Walk The Talk
Romancepatah hati, move-on, dan mati rasa merupakan siklus yang akan semua orang rasakan jika sudah dikecewakan oleh cinta. Warning ⚠️ • sungsun area ft.heesun • bxb/homo/gay • typo(s) gak suka? please go away! 🚮
