aku pantas untuk hidup atau mati?

8 1 1
                                        

Apakah kalian benar benar ingin membaca cerita ini? Jika iya:

Mari kita awali dengan seorang gadis ceria memiliki hati lembut dan periang tapi kondisi keluarga nya bisa kita sebut ekonomi yang kekurangan atau (MISKIN) memiliki nama indah namun memilukan kita panggil saja sara.

Suara lirih dari tangisan sara menggema ke seluruh gedung sekolah tiada henti seperti sakit nya di sayat oleh benda tajam

"a-apa yang kalian lakukan sakit hentikan kumohon hentikannn" ucap Sara yang menangis memegangi kepalanya

"apa? Hentikan enak saja kau yang membuat sepatuku kotor Sara, bukan nya kau bilang tidak mau ganti rugi ya?" ucap gadis yang menginjak kepala Sara yang tidak lain adalah Rika

"Hey, Rika bukan kah ini agak sedikit keterlaluan?" ucap teman Rika yaitu Aira.

Aira dan Rika sebenar nya sudah menjadi teman sejak mereka sekolah dasar Rika dulu nya adalah gadis yang lembut tetapi entah kenapa Rika menjadi kasar dan menjadi berandalah sekolah

"kasar apanya apa kau ingin membela Sara? coba katakan sekali lagi kau ingin ku penggal? Aku tidak takut mengerti?"

"y-ya aku, aku mengerti Rika aku diam"

"tolong lepaskan aku aku janji akan ganti rugi atas sepatumu Rika kumohon sakit" ucap Sara yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit karna sepatu Rika

"semudah itu, kau tau? Ini mahal hey miskin kau kira bisa mengganti rugi sepatuku yang di impor dari luar negri hah? Tidak kan dasar bodoh mati saja sana" ucap nya sambil mengambil roko yang berada di saku "hahh aku benci ada orang seperti mu miskin sialan" lanjut nya pergi dan meninggal kan Sara yang dari tadi masih menangis

"kenapa hidup ku begini ibuu aku takut aku tidak ingin sekolah, di sini tidak enak bu" suara Sara menangis dan berharap ada yang membantu nya tetapi tidak ada satu orang pun yang mendengar suara Sara

Ibu sara sudah lama meninggal kan dunia ini dan hanya tersisa ayah nya yang kasar dan keras kepala Sara dia selalu menjadi pelampiasan ketika ayah nya kalah dalam bermain judi, ya ayah sara adalah penjudi dan pemabuk kejam

"darimana saja kau anak sialan yang tidak berguna" ucap seorang pria paruh baya yang berumur 40 tahun " kemari kau tolol sekali jam segini baru pulang? Lihat jam anak bodoh" tangan nya sambil menjambak rambut putrinya ia adalah Sara

"sakit ayah hentikan" menangis, menangis,menangis hanya itu yang bisa Sara lakukan setiap harinya selalu di penuhi rasa sakit dan ketidak adilan

"ayo ikuti aku sialan kemari kau" dia berjalan sambil memegangi balok kayu di tangan nya

"ayah mau ngapain aku takut ayah hentikan aku salah kumohon aku hanya bisa meminta maaf padamu hentikan ayahhhhhh"

"jangan banyak bicara DIAM" lanjut si kepala botak bicara sambil memukuli kaki Sara sampai membekas

Sara di pukuli ayah nya sampai kaki nya membiru dia hanya menangis pasrah sambil menyebut terus nama ibu nya yang sudah tiada

"sakit kumohon ibu aku tidak kuat lagi aku takut ayah selalu jahat kepada ku ,tuhan jika terus seperti ini aku ingin mati" ucap sara yang tidak kuat karna hidup nya yang di penuhi rasa sakit dan kesengsaraan

Sara tertidur sambil bergumam badan nya yang panas tertidur di atas keramik yang dingin seluruh tubuh nya di penuhi dengan luka lebam dan goresan akibat kejadian yang menimpa nya kemarin suara burung berkicau menandakan pagi telah tiba dan bulan berganti menjadi matahari, Sara terbangun dari tidur nya, Sara masih mengenakan pakaian sekolah yang agak sedikit kotor dan lusuh

"sakit sekali aku sangat menyedihkan seperti ini, hari ini aku merasa tidak enak badan apa sebaiknya aku tidak pergi kesekolah, tapi aku harus mengganti sepatu Rika" ucap Sara yang kebingungan karna harus mengganti sepatu Rika namun Sara tidak memiliki uang sepeser pun

"baiklah aku pergi ke sekolah saja hari ini, mungkin tangan ku yang akan patah karna tidak bisa mengganti sepatu Rika" lanjut nya sembari memegangi kaki nya yang penuh luka " kenapa aku seperti ini?" dalam hati yang sudah menahan luka sendirian

Memendam apa yang telah terjadi padanya selama bertahun tahun luka yang membekas dan sulit untuk di sembuhkan rasa trauma yang dimiliki Sara dari kecil hingga dia beranjak remaja, Sara berjalan dari ruang tamu menuju kamar mandi, dia membilas badan nya yang kotor dan penuh luka karna ayah nya yang biadab itu

"aduh perih sekali, apakah ini akan membekas ya apa sebaiknya aku kasih salep agar tidak perih"

Suara yang tidak asing memanggil Sara yang sedang membilas tubuh nya sambil bergumam sendirian

"anak sialan kemari kau belikan aku makanan cepat!!" suara yang keras berasal dari kamar tidur yang tidak lain dan tidak bukan si paman kepala botak yang kasar dan biadab yaitu ayah nya Sara

"tunggu sebentar ayah aku sedang mandi,sebentar lagi aku selesai" teriak Sara yang sedang mandi dan menbilas luka nya yang perih "hm ternyata luka seperti ini bisa berdarah ya" dalam hati Sara ia menggumam

"lama sekali!! Hey kau tidak mendengar ku bajingan kemari cepat bocah sialan yang tidak berguna aku tidak butuh kata harus menunggu"

"ba-baiklah aku segera kesana, ada apa aku baru selesai mandi" ucap sara yang baru saja keluar dari kamar mandi

"belikan aku makanan cepat aku lapar" si pria botak itu memberikan uang untuk nya membeli makanan

"uang nya tidak cukup untuk membeli makanan kita berdua ayah"

"Kita? Kau berharap apa itu untuk membeli makanan ku bodoh kau tidak usah" tangan nya sembari menjambak rambut putrinya itu

Sara meringis kesakitan dan meminta untuk di lepaskan

"a-aku minta maaf ayah tolong lepaskan, aku salah maafkan aku ayah" air mata Sara yang perlahan menetes dan akan membasahi seluruh pipi nya yang mungil itu dia terus meminta ayah nya untuk melepas kan jambakan rambut nya

"kalau begitu cepat lah pergi aku sudah lapar jangan sampai kau yang menjadi santapan ku"

Sara pergi meninggalkan tempat itu untuk membeli makanan yang di suruh ayahnya, mata yang di penuhi air mata perlahan pergi.

Lanjut chap 2 ehe ≧ω≦

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 27, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

apa itu arti  kebahagiaan?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang