Prolog

474 14 1
                                        

Dari lantai tertinggi Stravellon Tower, Jakarta hanya terlihat sebagai gugusan cahaya dan bayangan yang tunduk pada satu nama: Virellion.
Nama yang disegani. Ditakuti. Dikagumi.

Di balik kejayaan dan kekuasaan yang membentang lintas sektor dari teknologi, otomotif, hingga medis berdiri Indiran Shaniarto Virellion, pria berusia 50-an dengan kepala dingin dan pandangan tajam. Di sisinya, Bramawira Santosa, tangan kanan yang bukan darah, tapi lebih setia dari darah itu sendiri. Ia merancang, menjaga, dan memantau seperti bayangan yang tidak pernah tidur.

Enam anak. Enam darah Virellion. Tapi hanya satu yang dianggap pantas menggenggam takhta warisan itu.

Zayven — ahli taktik, diplomat bisnis.

Raiven — penguasa bayangan dan informasi.

Ayastrophile — brilian, penuh teka-teki.

Dheara — penjaga kedamaian dalam badai keluarga.

Zeyan — anak kelima, sang pembangkang, yang tak bisa dibaca.

Christy — si bungsu yang diam-diam mencatat segalanya.

Di antara semua itu, hanya satu yang berani menolak jalur yang digariskan, satu yang memilih menantang warisan alih-alih mengejarnya: Zeyan Asadel Virellion.

Dan saat yang lain berlomba menjadi bayangan ayahnya,
Zeyan justru memilih keluar dari lingkaran.

Di sisi lain kota, seseorang baru muncul. Seorang gadis yang tak tercatat dalam jaringan elite, tak punya koneksi resmi, tak menunjukkan nama besar apa pun. Ia muncul di sekolah internasional tempat para siswa dan siswi elit biasanya belajar, dengan sikap tenang, latar belakang kabur, dan tatapan yang terlalu kuat untuk seorang gadis ‘biasa’.
Namanya: Marsha.

Tak banyak yang tahu siapa dia. Dan itu sesuai keinginannya.
Karena bagi sebagian orang, menyembunyikan asal-usul bukan kelemahan itu perlindungan.

Dan saat Zeyan mulai menaruh perhatian pada gadis asing yang tidak mencari sorotan… sejarah pun diam-diam mulai berubah arahnya.

Ketika dua dunia yang ditakdirkan bertabrakan saling berpura-pura tidak saling kenal maka takdir pun tak lagi bisa ditebak.

******


TO BE CONTINUED......

Can we be together?Where stories live. Discover now