4 February 2023

136 4 0
                                        

Hello friends, ini cerita Aku tentang seorang gadis yang berasal dari desa, Dia diterima bekerja di restoran terkenal di Korea Selatan.
Lalu suatu hari Dia bertemu seorang pria tampan yang dikenal sebagai seorang idol K-Pop.

Apa kisah selanjutnya?.

Semoga kalian suka ceritanya soalnya Aku udah berusaha membuat cerita ini semenarik mungkin.

Teman-teman, Maaf jika ada kata-kata yang tidak dimengerti atau kalimat yang tidak berkenan untuk dibaca. Cerita Aku ini juga melibatkan beberapa idol K-Pop, jadi jika ada idol kalian ada di cerita Aku,tolong jangan salah paham.

***

mentari pagi hari ini, membangunkan seorang gadis cantik yang berasal dari desa Guarda.Guarda adalah sebuah desa kecil yang terletak di Lembah Engadine Bawah yang indah di Swiss timur, yang dulunya merupakan distrik Inn. Gadis itu membuka matanya perlahan sembari tersenyum untuk memulai kegiatan hari ini. Lalisa manoban adalah gadis tersebut, Dia hidup bersama ibu tirinya dan kakak tirinya. Saat Dia berusia 4 tahun ibu kandungnya meninggal dunia, lalu ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang telah memiliki seorang anak gadis yang lebih tua satu tahun dari lalisa, namun saat lalisa berusia 8 tahun ayahnya meninggal dunia karena menderita penyakit jantung koroner. Ibu dan kakak tirinya tidak begitu suka dengannya, tetapi Dia tidak pernah membenci mereka.

Lalisa bangun lalu meregangkan tubuhnya lalu, berdiri dan membuka gorden yang menghalangi sinar matahari pagi hari ini untuk masuk ke kamarnya. Setelah itu Dia melangkah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sebelum melakukan pekerjaannya.

15 menit kemudian lalisa keluar kamar mandi, dan menuju ke arah cermin yang terletak di lemari pakaian. Kamar lalisa tidak seperti Nayeon. Nayeon merupakan kakak tirinya yang tidak suka dengan lalisa. Nayeon memiliki kamar yang berbeda jauh dengan lalisa, Dia bahkan memiliki tempat tidur yang cukup besar, sedangkan lalisa hanya memiliki tempat tidur yang ukuran kecil. Lalisa bahkan tidak memiliki meja rias seperti Nayeon, tetapi Dia selalu bersyukur dengan apa yang Dia miliki.

Setelah selesai mengoleskan bedak sedikit di wajah nya, lalisa lalu melangkah ke luar kamar dan menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan, karena setiap pagi Dia harus menyiapkan sarapan untuk ibu dan kakak tirinya. Dan jangan tanyakan dimana ibu dan kakak tirinya, karena mereka saat ini masih tertidur pulas di kamar.

15 menit lalisa gunakan untuk memasak,kini Dia sudah Selesai menghidangkan makanan di atas meja makan lalu tinggal membangunkan ibu dan kakak tirinya. Lalisa melangkah menuju ke arah kamar ibunya. Sesampainya di sana Dia mengetuk pintu, dan tidak lama kemudian pintu pun terbuka dan terlihat seorang wanita telah berdiri di hadapannya.

" Ayo, sarapan Bu" ucap Lalisa sopan

" Kau duluan saja, Aku masih harus membersihkan tubuhku." jawab sang ibu, sambil menatap Lalisa dengan tatapan sinis.

Lalisa mengangguk kan kepala,lalu menuju ke kamar kakaknya. sesampainya dia ingin mengetuk pintu, namun kakaknya sudah lebih dulu membuka pintu.

" Kak Nayeon, ayo sarapan dulu" ucap Lalisa.

" Ya, Kau duluan saja" balas Nayeon dan menutup kembali pintu sebelum lalisa ingin bicara.

20 menit lalisa menunggu mereka, kini mereka sedang menikmati sarapan pagi yang terlihat sederhana namun sangat enak. Selesai makan Lalisa langsung merapikan meja makan dan mencuci piring.

Selesai mencuci piring Lalisa memotong sayur untuk masak siang nanti.dia menyiapkan bumbu Dan juga merebus daging ayam yang akan di goreng. Selesai itu Dia membersihkan rumah agar tetap terlihat bersih, Dia menyiram bunga yang terlihat sangat mekar dan indah di depan rumah.Lalisa sangat rajin dalam melakukan pekerjaan, sedangkan Nayeon hidup Nya hanya duduk dan menunggu semua yang akan dikerjakan oleh lalisa.

unexpected meeting Histórias para pegar e não largar. Descubra agora