Entah pertemuan yang tak sengaja, entah memang Tuhan yang rencanakan, semua kegilaan yang terjadi di seluruh kota adalah sebab dari perbuatan mereka, dua makhluk tak berotak dengan latar yang teramat kelam, sulit untuk dibayangkan.
Getar jiwamu, getar juga jiwaku. Gugur laramu, gugur juga laraku. Berisik kepalamu, berisik juga kepalaku. Hilang nyawamu, hilang juga nyawaku.
Akan aku dekap diri serta jiwamu di seluruh kehidupan yang Tuhan ciptakan.
YOU ARE READING
I Write Sins Not Tragedies
FanfictionYang Tuhan ciptakan, yang Tuhan dekatkan, yang Tuhan pertemukan, dan yang Tuhan satukan. "Ketahui, pahami dan kenang. Segala afeksi antar kita sebagai pendosa tidak akan pernah lebur di ingatan manusia yang hanya mendengar dari sebuah tragedi." //e...
