Chapter 1
Benar seperti orang bilang bahwa cinta itu buta,dia tidak memandang fisik,kaya, miskin , pendek, tinggi atau pun gender, rasa sayang itu datang begitu saja seperti air yg mengalir seperti air terjun.
Kesempurnaan adalah milik Tuhan, manusia manusia yang sempurna adalah para nabi dan Rasul-nya dan banyak yg menganggap bahwa Shani Indira Natio adalah manusia yang berparas sempurna bahkan tidak sedikit menganggap bahwa Shani adalah titisan bidadari yg sesungguhnya dengan berperawakan tinggi semampai kulit yg putih bersih dan halus, suara yg lembut tapi jarang berekspresi alias seperti manusia es, tapi tidak mengurangi tampang kesempurnaannya itu, apalagi kalo dia sudah tersenyum pasti manusia manusia yang lainnya terkesima di buat nya.
Sekali lagi kesempurnaan hanyalah milik Tuhan sang pencipta, jika di mata orang Shani adalah sosok yang sempurna memiliki kedua orang tua yang menyayangi nya dan selalu menanamkan akidah agama semenjak kecil,orang yg berada atau istilah kerennya adalah anak Sultan karena ayah Shani yaitu Adi Nugroho Natio adalah pengusaha di bidang pertambangan dan pemasok batu bara yang sekarang memperluas usaha nya di bidang pertenakan dan dairy product salah satunya adalah yogurt dan susu kemasan dan ibunya Veranda Nabilah Natio seorang interior designer, Namun tidak membuat shani merasa sempurna karena dikala teman temannya membicarakan tentang lawan jenis, dia malah tidak tertarik sama sekali bahkan terdengar risih saat teman sekelas nya ngegosipin tentang kakak kelas atau pun adik kelas yang ganteng dan atletis bahkan tidak sedikit pula menyukai anak berandalan bermotor yang terkesan macho di mata mereka,
Shani tidak mempunyai banyak teman, dia adalah manusia yg sangat selektif memilih pertemanan, tidak sedikit pula orang yang mencoba menarik perhatian Shani baik sekedar berteman atau mencoba peruntungannya mendapatkan cintanya Shani namun karena sifatnya yang cenderung introvert jadi membuat nya terkesan dingin dan datar bagi dia buku, handphone dan laptop adalah teman terbaik nya dan teman yg paling dekat dengannya adalah Feni, mereka memang tumbuh dan besar bersama karena kedua orang tua mereka adalah sahabat dan tinggal di lingkungan yg sama,lain halnya Feni, dia adalah seorang yang extrovert jadi ya jangan heran dia mempunyai banyak teman.
"Woi ngelamun bae Mba nya" teriak Feni sambil menepuk pundaknya lumayan kenceng mengagetkan sahabatnya Shani
"Copot batang kayu" latahnya "bangke loe yanti triplek ngagetin gue aja" sungut shani yg di kagetkan sambil mengelus pundak nya yg lumayan perih, Shani sebenarnya orang yg sangat terbuka dan asik untuk di ajak ngomong cuma tertutupi oleh sifat introvert nya.
"Sakit tau "lanjutnya
"Ya abis muka loe kaya mujair kurang air"
"Kenapa dengan sahabat ku yg cantik jelita bagaikan bidadari surga yg sedang mencuci kayu di emperan sungai terlihat seperti orang terlilit utang di siang bolong ini melamun...hmmm?" drama Feni dengan gaya lebaynya melebar kan tangan nya sambil jongkok seperti pangeran yg habis di tolak lamaran menggoda sahabatnya
Bukan nya menjawab Shani menyelonong pergi sambil mendelik tanpa sepatah kata pun keluar dari mulutnya dan langsung menuju parkiran mobil yg mobil itu di Kendarain oleh mang Yudi supir pribadinya shani
"Gue malu tuhan punya temen Soak kaya dia tuhan ampunilah dosa hamba ini ya Allah"batin shani
"Yeh kulkas batangan masa gue di cuekin sih?" Protes Feni menyusul Shani di parkiran
"Kenapa,loe! ada masalah? tanya Feni dengan serius
mereka sekarang sudah berada di mobil Shani
"Ga ada apa apa,bener! Gue cuman bingung aja gitu abis lulus SMA gue mau kuliah dimana, nanti ambil jurusan apa?, gitu ja sih!" Jawab Shani setengah berbohong
Kenapa setengah ya karena itu hal kedua yg dia pikirkan tapi hal pertama yg dia pikirkan itu adalah perasaan dia ke orang lain yang sudah mencuri perhatian nya,dan itu gak mungkin dia cerita ke sahabat nya yg agak gila ini kalo otaknya pas ngeset Feni adalah sosok orang yg bisa diandalkan dalam segala hal tapi kalo lagi koslet jangan tanya lagi, bikin orang jadi Soak
YOU ARE READING
Apakah Kesempurnaan itu?
FanfictionPerasaan yang memang seharusnya tidak pernah ada, berjuang untuk melawan hal yg tidak bisa Di toleransi baik dari segi agama ataupun dalam bermasyarakat Atau membiarkan cinta itu menang Biar kan shani yang memutuskan
