FABELMARS| SIAPA?

29 5 0
                                        

" ALAM TAK LAGI ASRI, BERSELIMUT PADA KATA DEMI KEMAJUAN DUNIA, MANA YANG PERLU, DUNIA MAJU ATAU DUNIA SEHAT?? "

( Terdengar suara tangis dari ranting pepohonan ).



" Haii burung kecil, kenapa kamu menangis di pagi hari, bukankah kamu harusnya pergi mencari makanan buat anak-anakmu? ".


" Aku lagi bingung dan sedih " sahut burung.


" Boleh tau kenapa? siapa tau aku bisa sedikit membantu masalahmu ". Ujar tupai sembari mencoba menenangkan si burung.


" Kamu emang belom tau ya tupai, kalo bukit ini sebentar lagi mau di hancurkan oleh manusia yang mementingkan masa hidupnya saat ini ".


" Kamu tau darimana tentang berita itu? "


" Aku kemaren denger mereka sedang merencanakan itu semua disini, dan penghancuran bukit ini akan segera di lakukan "


" Terus nasib kita gimana kedepanya? " berkeluh si tupai dan ikut bersedih.



" Aku juga ngga tau, padahal bukit ini adalah satu-satunya yang masih ada disini, karena semua bukit yang lain sudah habis di hancurkan dan di makan mereka, bukit ini juga sebagai penyimpan sumber mata air disini, bukit ini juga sebagai sumber udara bersih buat mereka, tapi anehnya mereka tak berpikiran sampe sana tentang kerusakan alam yang akan menimpa anak cucu mereka di kemudian hari, karena mereka hanya mementingkan pada masanya sendiri, dan tak memikirkan masa yang akan datang. "



" Tapi mereka ngga kok sadar ya, padahal efek bukit di hancurkan, jalan raya utama mereka jadi hancur gara-gara di lewati ratusan truk dengan bobot yang melebihi batas di setiap harinya, terus rumah yang berada di pinggir jalan jadi terkena debu yang lama kelamaan juga bahaya buat kesehatanya, kasihan juga ya melihat mereka yang ngga ikut andil dalam perusakan alam ini jadi terkena dampak imbasnya, " tambah tupai.


" Sekarang kita hanya bisa pasrah tentang semua takdir yang akan menimpa kita kedepanya, ntah kita emang sudah waktunya untuk punah aku juga ngga tau, kita harus ikhlas dan harus bersyukur tentang semua yang telah kita dapatkan selama ini ".

FABELMARSWhere stories live. Discover now